pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Sunday, 18 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Wawancara

UNIDA Ingin Duduk Bersama Universitas-universitas Kelas Dunia

Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi MA MPhil, Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
2 September 2026
in Wawancara
0
UNIDA Ingin Duduk Bersama Universitas-universitas Kelas Dunia

Foto: Hidayatullah

Memasuki usia Pondok Modern Darussalam Gontor yang ke-100, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor terus berbenah, berakselerasi, berinovasi dan berimprovisasi demi mencapai predikat ‘bermakna’ dan ‘bermutu’ sebagaimana amanat piagam wakaf 1958. UNIDA Gontor tetap menjaga kekhasannya, sebagai universitas berbasis pesantren, berasrama dan menjadi lokomotif pergerakan pendirian perguruan tinggi di pesantren-pesantren se-Indonesia.

Rektor UNIDA Gontor, Prof Dr KH Hamid Fahmy Zarkasyi MA MPhil, menjelaskan salah satu maksud dari penggunaan sistem wakaf di balik pendirian perguruan tinggi Gontor yaitu soal keberlanjutan (sustainability). Keberlanjutan UNIDA Gontor terletak pada kepemilikian umat, alih-alih menjadi perguruan tinggi milik pribadi, keluarga atau kelompok.

Wartawan Majalah Gontor, Mohamad Deny Irawan, berkesempatan mewawancarai Guru Besar Ilmu Filsafat Islam UNIDA Gontor. Berikut petikan wawancaranya. Selamat menikmati!

Jika diminta menjelaskan UNIDA Gontor kepada orang yang belum pernah mengenalnya, apa yang ingin Anda sampaikan?

BACA JUGA

Belajar Jadi Pengusaha Teladan dan Bermanfaat bagi Umat

Abad Kedua Gontor Dimulai Hari Ini!

Titik Terang Kembalikan Lunturnya Adab dalam Dunia Pendidikan  

Kembali ke Fitrah: Apa yang Berubah Setelah Ramadhan?

Ekopesantren: Gagasan Merancang Pesantren Ramah Lingkungan

Banyak lulusan SMA atau MA, baik negeri maupun swasta, yang bercita-cita kuliah di universitas negeri, tetapi banyak yang tidak tahu program studi apa yang sesuai dengan minat dan bakatnya, yang penting kuliah di universitas negeri. Lebih tidak tahu lagi nanti setelah lulus akan menjadi apa dan bagaimana caranya. Mungkin itu sebabnya banyak sarjana yang nganggur. Masyarakat perlu tahu bahwa memilih program studi dan menyelesaikan program S1 atau S2 di UNIDA bukanlah segalanya; itu hanyalah salah satu pilihan dalam proses pembelajaran.  Masih ada ratusan kegiatan nonakademik yang bisa dipilih mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Jadi, di UNIDA, aspek akademik dan nonakademik mahasiswa dikembangkan agar lulus tidak hanya dengan IPK yang tinggi, tetapi juga kaya akan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja. Inilah salah satu aspek yang perlu dikenalkan tentang Universitas Darussalam Gontor.

Menurut Anda, apa yang menjadi pembeda paling mendasar antara UNIDA Gontor dan perguruan tinggi lainnya di Indonesia?



Yang membedakan UNIDA dari kampus lain yaitu kesatuan kampus dan asrama menjadi sebuah lingkungan yang kondusif untuk belajar dan mengembangkan potensi secara maksimal. Mahasiswa tidak hanya sibuk dengan kegiatan akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan nonakademik. Ada ratusan kegiatan nonakademik yang terbuka bagi mahasiswa untuk meningkatkan soft skill-nya. Setelah keluar dari UNIDA dengan membawa bekal soft skill, selain juga job-skill, para mahasiswa dijamin bisa hidup, bisa bekerja di mana saja meskipun tidak sesuai dengan bidang ilmunya, bahkan dapat menciptakan pekerjaan. Selain itu, di UNIDA, semua mahasiswa dari semua program studi harus belajar worldview Islam (Syariah, Aqidah, dan Akhlaq) serta peradaban Islam. Pembeda lainnya yaitu adanya program Islamisasi ilmu pengetahuan yang menjadi jembatan bagi kesenjangan antara ilmu agama dan sains. Inilah yang membedakan UNIDA dari perguruan tinggi lain.

Gontor dikenal sebagai pesantren yang didirikan berdasarkan sistem wakaf. Bagaimana filosofi wakaf itu diterjemahkan dalam tata kelola dan arah pengembangan UNIDA Gontor?

Pada umumnya, universitas sekuler menjadikan mahasiswa sebagai aset atau customer (pelanggan) yang harus dilayani dengan baik.  Dalam konteks UNIDA yang bersistem wakaf,  posisinya jelas, yaitu tidak komersial dan memperlakukan mahasiswa sebagai kader-kader umat yang dipersiapkan untuk berjuang di masyarakat sesuai dengan bidang masing-masing. Para dosen dan staf bekerja dengan berbasis sistem nilai dan etos kerja ibadah. Jadi status wakaf bukan sekadar kepemilikan, tapi berkembang menjadi sistem yang di dalamnya sarat dengan nilai-nilai.

Apa keunggulan sistem wakaf dibandingkan model pengelolaan perguruan tinggi yang berbasis yayasan atau kepemilikan perseorangan?

Mari kita bedakan dulu dari status kepemilikan. Perguruan tinggi milik yayasan, dimiliki oleh sekelompok orang yang menjadi pengurusnya yang mungkin mempunyai motif sosial atau komersial. Perguruan tinggi milik perorangan berdiri untuk tujuan perorangan dan keluarganya. Motifnya bisa personal, sosial, komersial atau lainnya. Perguruan tinggi berstatus wakaf itu sudah bukan lagi milik pribadi, keluarga atau kelompok, tapi milik umat, milik Allah. Sistem wakaf lebih unggul karena lembaga ini milik bersama dan pengelolaannya serta pengembangannya ditanggung bersama.

Kerbersamaan di sini bukan atas dasar kelompok, partai, atau ormas, melainkan kebersamaan karena ikhlas lillahi ta’ala. Orang yang bekerja di dalam sistem wakaf ini bukan orang yang dipekerjakan atau mencari pekerjaan, tapi orang-orang yang ikhlas berjuang lillah. Meskipun mereka memiliki ketaatan dan loyalitas kepada pimpinan, yang utama loyalitas kepada lembaga karena niat ibadah kepada Allah. Bahkan orang-orang yang berjuang itu merupakan orang-orang yang mewakafkan diri untuk perjuangan.

Sejauh mana sistem wakaf menjadi jaminan keberlanjutan visi dan independensi UNIDA Gontor?

Keberlanjutan visi dijamin oleh adanya piagam wakaf yang di dalamnya terdapat mauquf alayh, yaitu agar Pondok Modern Gontor menjadi universitas Islam yang bermutu dan berarti, pusat kajian ilmu agama dan umum, pusat pembelajaran bahasa al-Qur’an dan tetap berjiwa pondok. Piagam ini bukan sekadar wasiat tertulis, tapi pesan yang sarat dengan nilai-nilai kepesantrenan, seperti keikhlasan, kesederhanaan, ukhuwah Islamiyah, kemandirian, kebebasan, amanah, dan sebagainya. Juga konsep keilmuan yang sakral. Adapun jaminan keberlanjutan independensi UNIDA tidak perlu diragukan, karena di dalam pesantren yang bersistem wakaf terdapat aspek barokah dari kemandirian dan etos perjuangan.

Mengapa kehidupan berasrama menjadi bagian penting dari pendidikan mahasiswa UNIDA Gontor?

Alasannya begini. Di Indonesia Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) yang lalu yaitu Prof Dr Satryo Soemantri Brodjonegoro memperoleh masukan dari para manager perusahaan di Indonesia, bahwa lulusan S1 tidak bisa membaca report (laporan), tidak tekun membaca, tidak bisa menulis dan lemah dalam working-habit, dan dalam komunikasi. Di Amerika, para CEO juga mengeluh karena lulusan universitas yang baru (fresh graduate) kurang memiliki soft skills. Mengapa ini terjadi?

Menurut kajian kami, pendidikan di zaman disrupsi ini mendorong para mahasiswa masuk ke zona nyaman: tidak siap bekerja dan berpikir keras. Untuk mengatasi kondisi ini, mahasiswa perlu dikondisikan dalam suasana belajar segala sesuatu. Tanpa itu, mereka akan banyak membuang-buang waktu, tidak tahu apa yang harus dikerjakan untuk masa depan mereka.

Dengan berasrama, mahasiswa UNIDA dikondisikan untuk belajar berbagai soft skill. Sistem asrama ini sebenarnya, bukan hanya milik pesantren, tapi sudah menjadi tradisi di Universitas Oxford dan Cambridge sejak abad ke-17; juga di Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Madinah di Saudi Arabia. Dengan sistem asrama, universitas-universitas tersebut dapat menghasilkan alumni-alumni yang terbaik. Itulah alasannya.

Bagaimana UNIDA Gontor menjaga keseimbangan antara keunggulan akademik, pembinaan karakter dan penguatan spiritual mahasiswa?

Di UNIDA mahasiswa didorong untuk berprestasi dalam bidang akademik dan nonakademik melalui berbagai macam program pembinaan. Prestasi mahasiswa dalam bidang nonakademik dinilai secara berkala setiap semester, dengan menyimpan dan mengunggah kegiatan nonakademik yang telah diikuti. Dalam setiap semester, mahasiswa harus mengumpulkan nilai 200 dari 400 IPKs (Indeks Prestasi Kesantrian). Jika IPK mahasiswa tinggi dan seimbang dengan IPKs-nya, maka mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa teladan dan mendapatkan awards berupa beasiswa satu semester. Itulah cara UNIDA menjaga keseimbangan akademik dan nonakademik, baik berupa karakter, moralitas, maupun spiritualitas.

UNIDA Gontor mengusung visi Toward World-Class University. Apa makna “kelas dunia” yang ingin diwujudkan oleh UNIDA Gontor?

Sebenarnya tidak muluk, UNIDA ingin duduk bersama dan bekerjasama dengan universitas-universitas kelas dunia. Tentu, dalam bidang-bidang di mana kita dapat sejajar dengan mereka. Mungkin dalam masalah sains dan teknologi kita tidak bisa mengejar, tapi di bidang-bidang humaniora mungkin ada celah untuk kerjasama. Selain itu, kelas dunia bisa dimaksudkan agar alumninya dapat menjangkau seluruh dunia. Mungkin istilah yang sesuai untuk maksud ini yaitu World-class University Graduate.

Jika flash back ke masa lalu, Anda sudah berulang kali memimpin upaya kerjasama antara UNIDA Gontor dengan universitas atau instansi nonpendidikan. Mohon sebutkan lima kerjasama unggul yang pernah dilakukan UNIDA Gontor!

Dengan Universitas Cordoba di Spanyol telah diimplementasikan dalam bentuk program student exchange yang terus berjalan hingga kini. Dengan Universitas Alfarabi Kazakhstan diimplementasikan dalam bentuk joint research dan visiting professor. Dengan Universitas Josai International di Jepang, implementasinya berupa pertukaran mahasiswa. Dengan Istanbul Sabahattin Zaim University, diimplementasikan dalam program Arabic Course, joint seminar, dan student mobility. Dengan University Sains Malaysia dan International Islamic University Malaysia, direalisasikan dalam bentuk joint seminar, matching research grant, student mobility dan lain sebagainya.

Bagaimana UNIDA Gontor membangun jejaring internasional tanpa kehilangan identitas sebagai perguruan tinggi pesantren?

Dalam hubungannya dengan perguruan tinggi di luar negeri, UNIDA tidak hadir sebagai universitas yang menawarkan kerjasama dalam bidang sains dan teknologi. Sesuatu yang bisa kita kerjasamakan hanyalah yang sesuai dengan kemampuan dan kelebihan kita, seperti sistem asrama, sistem pembinaan mahasiswa, kemandirian ekonomi, juga sistem pengajaran bahasa Arab dan lain-lain. Maka, sebelum melakukan kerjasama, saya mencermati terlebih dahulu poin-poin apa yang kira-kira bermanfaat bagi UNIDA, khususnya bagi dosen dan mahasiswa. Dalam hal keilmuan, tentu tidak ada identitas yang dikorbankan. Bahkan, di universitas sekuler seperti Alfarabi, Kazakhstan, UNIDA menawarkan ilmu ekonomi Islam, sedangkan Bank Sentral Ghana menawarkan ilmu perbankan Islam.

Apa indikator keberhasilan yang paling penting bagi UNIDA Gontor? Apakah world-class university menjadi tujuan atau ada indikator lain?

Keberhasilan UNIDA yaitu jika sudah bisa memenuhi pesan dalam Piagam Wakaf, yaitu bermutu atau berkualitas dan berarti atau berguna bagi umat Islam. Apa yang bermutu tentu banyak, fakultasnya, program studinya, dosen-dosennya beserta karyanya, mahasiswanya, lulusannya dan tata kelolanya. Jika sudah bermutu, makna berarti akan mudah dicapai.

Beberapa pesantren sudah mengembangkan satuan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi. Bagaimana pendapat Anda?

Ini suatu perkembangan yang patut disyukuri, meskipun bagi saya ini terlambat. Kebanyakan pesantren terlambat mendirikan universitas atau perguruan tingginya. Ini juga disebabkan oleh lambatnya perkembangan perguruan tinggi di Indonesia. Program MA dan doktor di IAIN baru dimulai pada akhir 1980-an. Sejak saat itu, perguruan tinggi swasta mulai berbenah. Jadi, maksud saya ‘terlambat’ itu dalam arti terlambat dalam mempersiapkan kader dosen-dosennya, sumber dananya, desain keilmuannya, struktur tata kelolanya, dan sebagainya. Untuk itu, pada tanggal 20 Juni 2026 lalu, di Gontor telah dideklarasikan Asosiasi Perguruan Tinggi Pesantren, dan UNIDA sebagai ketuanya, mudah-mudahan ini jadi sarana perkembangan yang lebih cepat untuk perguruan tinggi pesantren.

Apa tantangan terbesar yang dihadapi pesantren ketika membangun sebuah universitas?

Tantangan terbesarnya human capital, atau sumber daya manusia, dan itu dimulai dari pimpinannya. Jika pimpinannya berkualitas dan memiliki leadership yang kuat dalam berbagai hal, seperti tata kelola, intelektualitas, komunikasi, dan lain-lain, gerbong yang dipimpinnya akan mengikuti irama pimpinan.

Apa pesan Anda kepada para pimpinan pesantren yang memiliki keinginan mendirikan perguruan tinggi, tetapi masih ragu untuk memulainya?

Untuk yang ingin mendirikan perguruan tinggi, perlu mempertimbangkan dengan saksama kesiapan dalam segala hal. Perguruan tinggi tidak seperti pondok atau sekolah. Pengajar atau dosen tidak bisa asal mengajar; harus ada gelarnya dan harus sesuai dengan bidang ilmu/program studi yang akan dibuka. Jika ingin berkualitas, dosen yang akan mengajar pun mestinya juga berkualitas tinggi. Dana yang diperlukan tidak sedikit, maka harus sudah ada unit usaha yang menopangnya. Selain itu, administrasi dan tata kelolanya harus terpisah dari pondok agar dapat mandiri. []

Tags: Hamid Fahmy ZarkasyiPondok Modern Darussalam GontorUnida Gontor
Share10Tweet7Send
Previous Post

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, SDIT Insantama Leuwiliang Gelar Latihan PBB Bersama TNI

Next Post

BI-Kemenag-UNIDA Gontor Gelar Sekolah Wakaf

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

Pondok Pesantren Syafa’atul Qur’an Jember Dorong Pemanfaatan Media Sosial

12 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Gelar Pelatihan Bahasa ‘Lingo Zone’

13 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

0
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

0
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

0
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

0
Mendesak Regulasi Pengatur Media Sosial

Menjaga Iman Anak di Tengah Gempuran Gawai

16 October 2026
Gontor Maju Karena Keharmonisan & Ukhuwwah

Pesan Kiai Gontor tentang Jabatan dan Gelar (Akademik)

16 October 2026
UNIDA Gontor Gelar Ramadhan Ceria di Dusun Ngetrep

Internalisasi Keimanan Anak Usia Sekolah Dasar: Sinergi Pembinaan Keluarga dan Lingkungan Sosial

16 October 2026
Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

Kursus Mahir Lanjutan (KML) Resmi Dibuka Gontor Putri 3

15 October 2026
Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

Memaknai Musik dalam Pendidikan, Ustadz Husnan Bey Dukung TMF 2026

15 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result