Jeddah, Gontornews — Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi yang juga Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri, Mohammed bin Naif, mengatakan akan memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah umrah di Mekkah dan Madinah.
Dia juga menginstruksikan otoritas terkait untuk mengurus keamanan dan kenyamanan jamaah selama melakukan ibadah.
Putra Mahkota mengingatkan, hal itu telah menjadi tradisi di Kerajaan untuk menawarkan layanan terbaik kepada para tamu Allah.
“Pengaturan telah dibuat untuk menerima jutaan jamaah selama bulan suci Ramadhan,†paparnya dirilis situs arabnews.
Ia meninjau rencana keamanan untuk jamaah umrah di hadapan Gubernur Mekkah Pangeran Khalid Al-Faisal, yang juga penasihat Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman.
“Saya berterima kasih dan menghargai saudara saya, Pangeran Khalid Al-Faisal untuk upaya tak kenal lelah melayani para peziarah, yang memberikan dorongan moral untuk semua orang,” katanya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Pangeran Abdul Aziz bin Saud bin Naif, Kepala Presidensi Dua Masjid Suci Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, Menteri Haji dan Umrah Mohammed Salih Bentin dan Sekretaris Jenderal Komisi Agung Haji Dr Orabi Al-Harthy.
Sementara itu Abdullah Al-Ghafis, komandan Pasukan Khusus untuk Keamanan Haji dan Umrah, mengatakan pihaknya telah mengerahkan 4.000 personel keamanan dan 50 staf di Masjidil Haram.
Ini termasuk 1.000 personel keamanan yang menguasai empat bahasa. Mereka akan membantu jamaah di Masjidil Haram dan sekitarnya, khususnya di mataf (tempat melaksanakan thawaf) di Ka’bah selama Bulan Suci Ramadhan.
“Personel keamanan ini, dengan pita biru di dada mereka, akan berbicara bahasa Inggris, Prancis, Persia dan Urdu,” kata Al-Ghafis. [Rusdiono Mukri]




















