Solo, Gontornews–Terduga pelaku bom bunuh diri di halaman Markas Kepolisian Resor Kota (Mapolresta) Surakarta, Jawa Tengah, Selasa, yang diindikasikan aparat keamanan bernama Nur Rohman adalah mantan Ketua Rukun Tetangga (RT) 01/ Rukun Warga (RW) 12, Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon Solo.
“Saya belum mengerti secara pasti, tetapi kalau dugaan itu benar, datanya seperti itu yang ada di kelurahan,” kata Lurah Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon Pemerintah Kota Surakarta, Singgih Bagijono, di Solo, Selasa (5/7).
Singgih mengatakan terduga Nur Rohman sehari-hari berjualan bakso keliling bersepeda motor. Namun, ia menghilang sejak adanya peristiwa bom di Sarinah, Jakarta, pada 14 Januari 2016, dan ditemukan bom rakitan di Sangkrah.
Sebelum pergi dari Kelurahan Sangkrah, Nur Rohman yang mempunyai istri bernama Siti Aminah asal Cianjur, Jawa Barat, terlebih dahulu pamit ke warga sekaligus mengundurkan dari jabatan Ketua RT 01. Hanya saja, warga tidak mengetahui perginya ke mana.
Ketika ditanya wartawan, apakah dari pihak aparat keamanan sudah menghubungi istri terduga pelaku bom bunuh diri tersebut, Singgih mengatakan bahwa sudah dilakukan, bahkan tadi juga sudah diminta mengecek jenazah terduga Nur Rohman.
“Saya belum mengerti hasilnya benar apakah tidak itu Nur Rohman, karena saya pribadi juga belum ketemu lagi istri Nur Rohman,” katanya dikutip antaranews.
Singgih mengatakan pihaknya terus melakukan penerangan atau penyuluhan kepada warga. “Di Sangkrah sekarang situasi aman dan tidak ada apa-apa. Teman-teman tahu sendiri di daerah kami,” katanya menambahkan. [Fathur/DJ]




















