Gorakhpur, Gontornews — Sedikitnya 30 anak meninggal dalam 48 jam di sebuah rumah sakit di India timur. Hindustan Times melaporkan, kematian terjadi ketika sebuah perusahaan pemasok oksigen menghentikan pasokannya setelah terjadi sengketa pembayaran.
Namun, para pejabat membantah kekurangan oksigen sebagai penyebab kematian tersebut. Petugas Distrik Rajiv Rautela mengatakan pada hari Sabtu (12/8), kematian anak-anak yang dirawat karena penyakit yang berbeda-beda itu alami.
Koran lokal itu melaporkan, Baba Raghav Das Medical College (BRD) di Gorakhpur yang dikelola negara kehabisan oksigen pada jam 1 pada hari Jumat pagi waktu setempat. Hal ini memaksa petugas medis menggunakan ventilator manual pada pasien.
Surat kabar tersebut mengatakan, para dokter dengan panik menelepon pemasok oksigen, Pushpa Sales, untuk mengembalikan pasokannya saat anak-anak mulai sekarat. [Rusdiono Mukri]

















