Mekkah, Gontornews — Hari Raya Idul Adha diperkirakan akan bertepatan dengan tanggal 1 September 2017. Namun tanggal ini akan dipastikan setelah bulan baru terlihat pada tanggal 21 Agustus.
Jika bulan terlihat pada hari Senin (21/8), maka Idul Adha akan jatuh 10 hari kemudian yakni pada tanggal 31 Agustus. Jika tidak, maka bulan hijriyah berlanjut sampai 30 hari, dan Idul Adha akan dirayakan pada tanggal 1 September.
Kalender Umul Qura Arab Saudi, sebagaimana dirilis Aljazeera, menandai Idul Adha 2017 pada tanggal 1 September, namun tanggal resmi akan diumumkan oleh Pengadilan Tinggi setelah bulan terlihat.
Komunitas Muslim di Eropa, Amerika Serikat dan Kanada mengikuti pengumuman Idul Adha Arab Saudi. Ini sesuai dengan ketentuan dari Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa, Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), dan Dewan Fiqih Amerika Utara.
Sedangkan Bangladesh, Pakistan dan India akan menentukan Hari Raya berdasarkan penampakan bulan baru di wilayahnya dengan mata telanjang.
Pada Kongres Persatuan Hijriah Internasional yang diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada bulan Mei 2016, negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sepakat untuk menyetujui satu kalender hijriyah.
Bagaimana di Indonesia? Kapan Idul Adha? Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) pada tanggal 1 September 2017 menurut kalender Masehi, dan hari Arafah (9 Dzulhijjah) bertepatan dengan tanggal 31 Agustus 2017. [Rusdiono Mukri]





















