Pekanbaru, Gontornews – Pimpinan Pondok Modern Al-Kautsar, Pekanbaru, KH Muhammad Khanif mengaku bahwa antusias masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di pesantren semakin meningkat. Ustadz Khanif, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa saat ini pesantren telah menjadi tujuan utama.
“Kini, pesantren menjadi tujuan utama,” kata ustadz Khanif saat membuka workshop jurnalistik dengan tema ‘Menggagas karya jurnalistik ala santri dan pesantern’ di Aula PM Al-Kautsar, Pekanbaru, Ahad (29/10).
Ustadz Hanif menjelaskan bahwa keragaman pola pendidikan, kurikulum pendidikan di pesatren serta perbedaan kegiatan yang ada di masing-masing pondok menjadi nilai tambah yang mengubah cara pandang masyarakat tentang pesantren.
“Itulah yang kita ingin rekatkan,” ujar pria yang juga duduk sebagai Ketua Forum Kerjasama Pondok Pesantren Kota Pekanbaru tersebut.
“Sekarang, Pesantren telah menjadi tujuan bagi anak-anak dan tujuan bagi wali santri untuk memilih pendidikan yang tepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ustadz Khanif menegaskan bahwa pesantren ada sebelum Indonesia merdeka. Alumnus Gontor 1997 mengambil permisalan almamaternya, Pondok Modern Darussalam Gontor yang berdiri pada tahun 1926 atau 19 tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI.
“Wajar, kalau pemimpin Gontor menegaskan bahwa di atas pesantren hanya Allah swt, di bawah hanya tanah.”
“Pesantren tidak dibawah UNESCO, tidak di bawah Kementerian Agama, pesantren tidak di bawah PBB. Apalagi di bawah Gubernur,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]

















