Jakarta, Gontornews–Dua warga Negara Indonesia yang menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah tiba di Indonesia. Keduanya berhasil kabur mengabil kelengahan pasukan Abu Sayyaf yang menghadapi serangan militer tentara Filipina.
“Dua sandera yang lepas sudah kemabli ke Tanah Air pada Jumat tengah malam, ke dua sasudara kita berhasil lolos dari perangkap Abu Sayyaf dan sudah tiba di Indonesia,” ujar Retno LP Marsudi dalam pernyataannya.
Dua wni bernama Ismail Tiro dan Muhammad Sofyan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga secara tertutup atas permintaan keluarga, pada Sabtu (27/8) pukul 11.30 WIB. Keduanya adalah anak buah kapal tunda Charles 001 yang disandera bersama 10 wni lainnya sejak bulan Juni lalu.
Sementara itu, sampai saat ini pemerintah Filipina terus melanjutkan upaya penyeragan kepada kelompok Abu Sayyaf Group.
Juru Bicara Presiden Ernesto Abella mengatakan, pemerintah akan terus melacak bandit ASG.
“Sebagai Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan pada tanggal 29 Agustus, kita akan gunakan kekuatan penuh dan semua operasi militer terhadap mereka,” ujarnya.
Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengirim penguatan lima batalyon di Sulu. Pemerintah Filipina berharap agar ancaman ASG dapat sesegera mungkin digentikan.
“Sudah, ini merupakan manifestasi dari kampanye melawan Abu Sayyaf,” kata Abella seperti dikutip Manila Buletin.
Sampai saat ini, ASG juga belum membebaskan puluhan sandera warga Indonesia, Kanada, Malaysia, juga warga Filipina. [Ahmad Muhajir/DJ]





















