Ponorogo, Gontornews–Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Subang, Jawa Barat, Agus Maulana mengungkapkan, potensi bisnis alumni Gontor perlu segera dipetakan sesuai jenis usaha, bidang dan bentuknya, baik instansi maupun individual.
Hal ini disampaikan dalam Silaturahim dan Lokakarya Nasional Pengusaha Alumni Gontor dengan tema ‘Peran Alumni dalam menghadapi AFTA dan MEA’ pada Jum’at, (2/9).
Pengusaha otomotif asal Subang, Jawa Barat ini berharap potensi yang besar ini dipetakan melalui jalur IKPM Cabang sehingga alumni yang memiliki jenis-jenis usaha, keahlian, dan berpengalaman masing-masing.
Menurutnya, era MEA dan AFTA adalah keniscayaan sehingga potensi yang besar ini tak kalah dengan online shop yang mulai marah di dunia maya.
“Kalau di luar ada tokopedia maka produk alumni juga bisa menjadi Gontorpedia dimana kita bisa belanja dari alumni saja,” paparnya yang disambut meriah peserta.
Melalui forum bisnis yang diresmikan IKPM Pusat pada peringatan 90 tahun Gontor, para alumni pengusaha diharapkan bisa saling mendukung, menguatkan dan membangun ukhuwah bisnis sehingga diharapkan semakin banyak virus entepreneur yang menular kepada para alumni Gontor.
Misalnya ada usaha kuliner dari alumni yang metodenya bisa duplikasi atau di copy paste dengan cara kemitraan. Prinsipnya adalah berhidmat untuk pondok dengan segala kesibukan dan keterbatasannya.
“Intinya jangan sekali-kali memanfaatkan dari pondok atau ngapusi tapi kita berusaha selalu memberikan terbaik Insya Allah berkahnya untuk kita semua,” paparnya. [Ahmad Muhajir/DJ]





















visit http://www.gontorpedia.com
🙂