Ponorogo, Gontornews – Pondok Modern Mathla’ul Huda Bandung kunjungi Universitas Darussalam Gontor Ponorogo, Jum’at (26/1). Dalam kunjungan tersebut, Pondok Mathla’ul Huda membawa serta rombongan berjumlah 59 orang yang terdiri dari 38 santriwati, 14 santri, 5 pembimbing putra dan 2 pembimbing putri.
Kepada Gontornews, Ketua rombongan Studi Akademik PM Matla’ul Huda, Imron Rifa’i meminta kepada para santrinya untuk mengambil pelajaran selama melakukan kegiatan di Gontor.
“Syukur-syukur kalau nanti ada santri kami yang melanjutkan kuliah di UNIDA Gontor,” kata Imron.
Dalam pertemuan tersebut, Dr Jarman Arraisi sebagai perwakilan Rektor UNIDA Gontor mengatakan bahwa UNIDA Gontor membuka pintu selebar-lebarkan kepada para santri lulusan pondok pesantren maupun sekolah umum lainnya.
“Unida Gontor selalu terbuka untuk lulusan Pondok pesantren dan sekolah umum lainnya. Saat ini, UNIDA Gontor sudah memiliki 7 Fakultas dengan 17 program studi untuk sarjana dan 2 Fakultas dengan 3 program studi untuk pascasarjana master serta 1 program studi untuk pascasarjana doktoral. Hal ini memungkinkan siapa saja bisa belajar di unida dengan latar belakang Pendidikan berbeda meskipun dengan persyaratan yang sudah ditetapkan,” kata Wakil dekan Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor tersebut.
Di sela-sela kunjungan, salah seorang santri PM Matla’ul Huda, Abiyu, bertanya tentang skripsi di UNIDA Gontor. Firman, salah seorang pemandu dari UNIDA Gontor menjelaskan kepada para peserta bahwa penulisan tugas akhir UNIDA Gontor menggunakan bahasa arab maupun bahasa Inggris.
“Di sini tugas akhir baik skripsi, tesis, dan disertasi ditulis dengan Bahasa Arab atau Bahasa Inggris, artinya peneliti nantinya menulis dengan salah satu bahasa tersebut bukan keduanya,” jelas Firman. [Indra Ari Fajari/Mohamad Deny Irawan]























