Ponorogo, Gontornews — Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada Kamis (9/7/2026) sukses menyelenggarakan Tabligh Akbar dengan mengundang Al-Ustadz Dr Adi Hidayat Lc MA. Kehadiran Ustadz Adi Hidayat atau biasa disapa UAH itu pun berhasil menarik antusiasme tinggi ribuan jemaah yang terdiri atas santri, guru, alumni, dan masyarakat umum yang sejak pagi telah memadati lapangan utama UNIDA Gontor, .
Mengangkat tema Peran Pesantren dalam Menjaga Peradaban Dunia, kegiatan ini menjadi ruang penguatan nilai-nilai keislaman sekaligus penegasan peran strategis Gontor dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat menerangkan sebuat Hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah RA, dan didokumentasikan oleh Abu Daud yang berbunyi :
إنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهذهِ الأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِيْنَهَا
“Sesungguhnya Allah mengutus untuk umat ini pada setiap penghujung seratus tahun seseorang yang memperbaharui agamanya.” (HR. Abu Daud)
Melalui Hadis tersebut, UAH menjelaskan bahwa 100 tahun Gontor, bukan suatu hal yang harus disyukuri. Tetapi ini merupakan pijakan untuk membarui kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam bentuk pendidikan, akhlak, dan moral.
Sebagaimana disadur gontor.ac.id, UAH pun mengatakan, “100 tahun Gontor bukan sekadar capaian yang harus disyukuri, bukan sekedar hadiah yang harus dinikmati, tapi ini pijakan dari Hadis Nabi tadi untuk menyusun kebaruan-kebaruan kembali kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat zaman sekarang.”
Dengan adanya lembaga pendidikan Gontor, Ustadz Adi Hidayat berharap hal ini bisa menjadi sebuah solusi untuk memperbaiki dan menghadapi zaman yang sudah mulai melenceng dari jalan Allah.
UAH juga menegaskan bahwa kemajuan peradaban tidak cukup ditopang oleh perkembangan teknologi semata. Peradaban memerlukan manusia yang memiliki akhlak serta kemampuan menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual. Karena itu, pesantren memiliki posisi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu membawa kemaslahatan bagi kehidupan.
Melalui kegiatan ini, UNIDA Gontor kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang memadukan keilmuan, dan pembinaan akhlak. Diharapkan terus melahirkan generasi yang mampu menjaga warisan keilmuan Islam. [Edithya Miranti]






















