New York, Gontornews — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan semua pihak untuk menahan diri setelah Israel melancarkan serangan udara intensif atas apa yang mereka sebut pangkalan Iran di Suriah. Serangan Israel ini telah meningkatkan ketegangan di wilayah itu.
“Semua pihak memiliki tanggung jawab dan harus mematuhi hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan,” kata Antonio Guterres dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (10/2).
“Sekretaris jenderal mengikuti perkembangan eskalasi militer yang mengkhawatirkan di seluruh Suriah dan sinyal berbahaya di seluruh perbatasannya,” kata jurubicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, sebagaimana dikutip Aljazeera.
Tentara Israel pada hari Sabtu meluncurkan serangan “berskala besar” di dalam wilayah Suriah setelah mencegat apa yang dikatakannya sebagai pesawat tak berawak Iran yang memasuki Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel dan serangan jet tempur Israel oleh pasukan pertahanan Suriah.
Reaksi Sekjen PBB tersebut terjadi setelah Rusia, yang ikut campur mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad pada tahun 2015, mengatakan bahwa mereka “prihatin” dengan konfrontasi tersebut.
“Kami mendesak semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat menyebabkan komplikasi situasi yang lebih besar lagi,” kata kementerian luar negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.
“Kami menganggap perlu untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Suriah dan negara-negara lain di kawasan ini,” tambahnya. [Rusdiono Mukri]





















