Beirut, Gontornews –Kepala divisi kedirgantaraan Garda Besar Iran, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengatakan kepada Kantor Berita Fars, produksi rudal Iran saat ini tengah meningkat.
Hajizadeh menjelaskan jika di masa lalu, kebijakan penambahan rudal masih tidak diperbolehkan. Namun sekarang pemerintah, parlemen, dan pejabat Iran lainnya, secara khusus, menyetujui perlunya rudal darat-ke-darat.
“Di masa lalu kita harus banyak menjelaskan kepada berbagai badan atas tindakan kita tapi sekarang tidak seperti itu lagi,” jelasnya.
Senin (5/3), Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian mengunjungi Iran. Kedatangan Drian untuk membicarakan sebuah misi yang menegaskan sulitnya kembali memberikan dukungan Eropa untuk kesepakatan nuklir yang membuka ekonomi Iran, sekaligus menggemakan perhatian AS tentang program dan peran rudal dalam konflik regional.
Akan tetapi seperti yang diberitakan Reuters, Iran dengan tegas tidak akan mengurangi produksi rudalnya.
Sementaraa itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengancam untuk menarik diri dari kesepakatan tersebut kecuali tiga penandatangan Eropa untuk membantu memperbaikinya dengan memaksa Iran membatasi perannya di Timur Tengah dan mengendalikan program rudalnya. [Devi Lusianawati]


















