Sinai, Gontornews — Aljazeera telah memperoleh rekaman eksklusif dari Semenanjung Sinai yang menunjukkan operasi militer Mesir yang dimulai sebulan lalu terhadap kelompok-kelompok bersenjata di wilayah gurun pasir itu.
Saksi mata mengatakan, militer telah menghancurkan sekolah dan puluhan rumah dengan menggunakan senjata berat, tank, jet tempur, dan helikopter.
Tawfik Hamid, seorang analis urusan dalam negeri Mesir, mengatakan, Mesir sengaja ingin mengirim pesan melalui ‘pertunjukkan senjata’ itu.
“Ini memiliki makna simbolis yang sangat kuat dengan mengirimkan pesan kepada orang-orang radikal. Mesir ingin menunjukkan ada sesuatu yang dilakukan dengan serius,” kata Hamid.
Operasi militer di Sinai telah menggusur banyak warga. Mereka mengatakan kini tidak memiliki apa-apa untuk kembali ke sana.
Seorang wanita, yang tidak disebutkan namanya, mengatakan, mereka yang memaksa warga Sinai meninggalkan rumah dan tanahnya akan “dihukum oleh Tuhan”.
“Kami ada di sini sejak kakek buyut kami,” katanya. “Kami sangat sedih, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Kami selalu berharap bisa kembali lagi ke rumah dan tanah kami.” [Rusdiono Mukri]






















