Ponorogo, Gontornews – Pengasuh Pesantren Tebu Ireng, Jombang, KH Sholahuddin Wahid berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Senin (2/4). Dalam pertemuan tersebut, Gus Sholah, sapaan akrab KH Sholahuddin Wahid, berkenan menyapa sekaligus berdiskusi soal kebangsaan dengan Pimpinan PMDG, KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Syamsul Hadi Abdan di rumah pimpinan PMDG.
Dalam sambutannya, Ustadz Hasan, sapaan akrab santri Gontor untuk KH Hasan Abdullah Sahal, mengatakan, arus media informasi yang sedemikian cepat namun mayoritas menyebarkan berita tidak benar.
“Sekitar 60 persen (media informasi saat ini) ngibul semua,” kata Ustadz Hasan sebagaimana dilansir tebuireng online.
Menurut penjelasan Ustadz Hasan, masyarakat sekarang tidak mudah untuk ditipu. Masyarakat, papar salah satu putra pendiri Gontor, KH Ahmad Sahal, itu sudah pandai dan berpengalaman dalam menghadapi gesekan-gesekan yang terjadi di masyarakat.
“Rakyat sudah mengalami masa demi masa, Orde Lama, Orde Baru, reformasi hingga zaman nggak karuan ngene,” tegas Ustadz Hasan.
“Kita tidak punya pemimpin yang dapat memimpin dengan kepemimpinan yang tangguh. Jangan sampai ada pemimpin yang meninggalkan rakyat. Tapi lebih menyedihkan lagi kalau pemimpin ditinggalkan oleh rakyat,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]



















