Anhui, Gontornews — Universitas Sains dan Teknologi di Anhui, Cina, akhirnya menghentikan fasilitas ruang mandi yang semula diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Muslim. Revisi keputusan ini dilakukan menyusul protes yang disampaikan mahasiswa non-Muslim lainnya.
Beberapa foto tersebar viral di media sosial Sabtu (17/9) lalu dan menunjukkan sebuah ruang mandi di Anhui University of Science and Technology yang diberi tanda khusus mahasiswa Muslim.
Salah satu foto menunjukkan sebuah kertas yang digantung bertuliskanberdasarkan al-Qu’ran, mandi adalah aktivitas yang sangat pribadi dan tidak boleh dilihat orang lain. Untuk menghormati mahasiswa Muslim, kami menyediakan ruang mandi khusus ini bagi mereka.
Seorang pegawai Departemen Kehumasan bermarga Zhang mengatakan, karena tekanan itu, pihak universitas membatalkan fasilitas area mandi khusus mahasiswa Muslim. Zhang menyebut, hanya sembilan bilik yang disediakan bagi mahasiswa Muslim, demikian dilansir The Global Times, Selasa (20/9).
Anhui University of Science and Technology mulai menerima mahasiswa Muslim dari Daerah Otonomi Uighur Xinjiang sejak 2015. Ada 14 mahasiswa Muslim yang belajar di sana dan mereka diterima di jurusan kedokteran klinis dan sastra. [Fathurroji/Rus]




















