Shimla, Gontornews — Sebanyak 27 anak sekolah dasar merenggut nyawa setelah sebuah bus yang mereka tumpangi jatuh ke dalam jurang yang dalam di kaki gunung Himalaya, Senin (9/4). Sementara 12 anak lainnya dalam kondisi kritis.
Kepolisian setempat menyatakan, selain puluhan anak-anak, tiga orang dewasa tang terdiri dari dua guru dan seorabg supir juga ikut tewas setelah bus yang membawa murid sekolah dasar tersebut tergelincir masuk ke jurang sedalam 200 kaki.
“Dua belas penumpang yang terluka dilarikan ke rumah sakit, sebagian besar dalam kondisi kritis,” jelas Santosh Patial, seorang pejabat senior polisi setempat, kepada AFP seperti dikutip Aljazeera.
Kejadian yang terjadi di dekat Nurpur, sekitar 325km dari ibukota negara bagian, Shimla masih terus diselidiki. “Dan prioritas kami adalah menyelamatkan korban,” tambahnya.
Terlihat orang-orang ditempat kejadian tengan menggopong para korban dan sebagian korban ditandu untuk dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Puluhan anak tersebut adalah murid di sebuah sekolah lokal di daerah tersebut.
Untuk mengurangi beban keluarga korban, pemerintah negara bagian mengumumkan 500.000 rupee ($ 7.700) sebagai kompensasi.
India memiliki beberapa jalan paling mematikan di dunia. Menurut data pemerintah hampir 150.000 orang tewas dalam kecelakaan selama tahun 2015
Sementara itu, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan turut berduka cita atas tragedi tersebut. “Doa dan solidaritas saya untuk mereka yang kehilangan orang-orang terdekat dan tersayang dalam kecelakaan itu,” tulisnya di Twitter.[Devi Lusiana]



















