Jakarta, Gontornews — PT Pertamina dan Bank Syariah Mandiri sepakat melakukan kerjasama penggunaan jasa dan produk perbankan. Hal itu dilakukan guna mendukung inisiatif pemerintah dalam upayanya meningkatkan peran perbankan syariah.
Mengawali kerjasama, BSM dan Pertamina menyelenggarakan program literasi perbankan syariah berupa seminar Sosialisasi Perbankan Syariah dengan tema βBerkah Ber-bank Syariah untuk Hidup Lebih Bersih dan Bermaknaβ bagi seluruh jajaran pegawai Pertamina di kantor pusat Pertamina.
Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman dan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto, mencakup pemanfaatan produk-produk dana seperti tabungan mudharabah, giro wadiah institusi dan deposito maupun pemanfaatan produk-produk pembiayaan seperti kepemilikan rumah, cicil emas, gadai emas, kendaraan bermotor dan jenis pembiayaan lainnya dengan akad murabahah, mudharabah, ijarah dan musyarakah.
Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman menyatakan keikutsertaan Pertamina dalam perbankan syariah ini sebagai bagian dari upaya mendorong peran Bank Sayriah di tengah perlambatan ekonomi glogal. Dan secara umum, sebagian Bank Syariah tergolong baik dari aspek permodalan, rentabilitas, likuiditas, aset produktif yang bisa dilihat dari Laporan Keuangan.
Arief menambahkan kerja sama ini juga menjadi bagian dari program Breakthrough Project Corporate (BTP) Cash Management di Pertamina. βBTP ini merupakan tahap ke- III dimana tujuannya untuk meningkatkan kinerja keuangan dan meningkatkan pengelolaan risiko keuangan antara lain mitigasi risiko melalui diversifikasi penempatan dana perusahaan,βjelas Arief.
Direktur Utama BSM Agus Sudiarto menyampaikan kerja sama ini dukungan BUMN dalam hal ini Pertamina terhadap perkembangan perbankan syariah di Indonesia. ββKami berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk memberikan layanan sekaligus solusi transaksi keuangan syariah bagi Pertamina dan seluruh jajaran pegawainya. Ada banyak pilihan produk dan layanan syariah yang dapat menjadi pilihan bagi seluruh pegawai Pertaminaβ β kata Agus Sudiarto dalam siaran persnya 28 September 2016 kemarin di Jakarta.
Saat ini BSM tengah fokus mensosialiasikan dan memasarkan penjualan lima produk utama di segmen ritel yakni Tabungan Mabrur Junior dan Tabungan BSM, Gadai & Cicil Emas, Pembiayaan Usaha Mikro & Serbaguna Mikro, Pembiayaan Griya dan Pembiayaan Pensiunan.
Bank Syariah Mandiri merupakan Bank Syariah dengan asset terbesar dimana sampai dengan Agustus 2016 tercatat Rp 73,6 triliun. Adapun dana Pihak Ketiga BSM mencapai Rp65,3 triliun atau naik 9,8% dibanding posisi Agustus 2015 yang sebesar Rp59,4 miliar. BSM memiliki 767 kantor cabang di seluruh Indonesia dan didukung oleh ATM BSM dan Mandiri Group, BSM merupakan bank syariah yang memiliki jaringan terluas di Indonesia.
βSebagai bank syariah yang memiliki produk terlengkap dengan ketersediaan infrastruktur IT yang memadai, kami berharap melalui kerjasama ini, BSM dapat memberikan layanan terbaik bagi Pertamina dan ke depannya kerjasama terus berkembang ke produk-produk BSM lain, seperti cash management, payroll gaji, pembiayaan consumer, tabungan mabrur junior, pembiayaan pensiun dan lain-lainβ pungkas Agus. (Muhammad Khaerul Muttaqien)





















