15
Tonton Selengkapnya
35 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 5 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home News Dunia

Skandal Seks, Nobel Sastra 2018 pun Batal

Oleh Dedi Junaedi, Wartawan & Dosen INAIS Bogor

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
30 May 2018
in Dunia
0
Skandal Seks, Nobel Sastra 2018 pun Batal

Skandal seks dalam proses  seleksi calon peraih Nobel Santra berbuntut panjang. Sejumlah anggota dewan yuri mundur dan mendesak investigasi menyeluruh untuk membersihkan nama baik.  Komite  pun membatalkan pemberian Nobel Sastra 2018.

Akademi Swedia, lembaga penanggung jawab pemilihan penerima hadiah Nobel Sastra, menyatakan tidak akan mengumumkan pemenang pada tahun ini karena skandal seks, yang membuat beberapa anggota dewan Akademi Swedia mengundurkan diri.

“Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan penurunan kepercayaan umum terhadap Akademi,” demikian pernyataan tertulis Akademi Swedia dikutip Reuters, Jumat (4/5).

Seperti dilaporkan laman The Guardian  (4 Mei 2018), untuk pertama kalinya sejak 1949, juri rahasia yang menyerahkan penghargaan sastra paling bergengsi di dunia tidak akan mengungkap pemenang musim gugur ini. Sebaliknya para juri rahasia akan mengungkapkan dua pemenang pada 2019. Keputusan itu, diumumkan pada Jumat 4 Mei 2018 pukul 09:00 waktu Swedia setelah sebelumnya Komite Nobel menggelar pertemuan pada Kamis 3 Mei 2018.

BACA JUGA

Bersyukur atas Pembebasan WNI dan Aktivis Lain dari Penculikan Israel, HNW Apresiasi Kemlu RI dan Dorong Dunia Internasional Jatuhkan Sanksi kepada Israel

Melalui BAZNAS Masyarakat Indonesia Bangun Kampung Cahaya Zakat di Palestina

Tolak Keras Zionis yang Kembali Provokasi dan Serbu Masjid Al Aqsha, HNW: OKI dan Otoritas Palestina Wajib Bergerak Selamatkan Masjid Al Aqsha

Fasilitasi Penyaluran Kurban, ANGKASA Malaysia Apresiasi BAZNAS

Partisipasi Sakinah Finance Research Institute dalam Konferensi IEFB 2026 Pakistan

“Keputusan mereka menunjukkan betapa genting keadaan dan akan membantu melindungi nama baik hadiah Nobel dalam jangka panjang,” catat yayasan tersebut dalam pernyataan tertulisnya.

Akademi Nobel memutuskan tak akan memilih pemenang Nobel Sastra untuk tahun ini setelah muncul sejumlah kasus pelecehan seksual yang melibatkan fotografer Prancis Jean-Claude Arnault yang juga suami anggota akademi dan penyair, Katarina Frostenson.

Akademi Swedia mengatakan bahwa mereka kompak mengambil keputusan untuk mencegah publik kehilangan kepercayaan terhadap komite nobel. “Mengingat kepercayaan publik yang mulai berkurang di akademi, kami harus mengambil keputusan tersebut (meniadakan Nobel Sastra -red),” ungkap Anders Olsson, Sekretaris Akademi.

“Para anggota aktif Akademi Swedia tentu saja sepenuhnya sadar bahwa krisis kepercayaan saat ini menempatkan tuntutan yang tinggi pada pekerjaan jangka panjang dan kuat untuk perubahan. Kami merasa perlu meluangkan waktu untuk memulihkan kepercayaan publik di akademi sebelum pemenang berikutnya dapat diumumkan. Ini untuk menghormati para penerima Nobel Sastra sebelumnya dan masa depan, Yayasan Nobel, dan masyarakat umum, ” tambah  Anders Olsson.

 

Peringatan Nobel Foundation

Bulan sebelumnya, Nobel Foundation telah memperingatkan bahwa reputasi internasional Hadiah Nobel bisa terancam setelah serangkaian pertikaian mengguncang Swedish Academy, badan yang selama ini mengelola penganugerahan Hadiah Nobel Satra.

Dalam siaran persnya pada Rabu (11/4), Nobel Foundation menyatakan anggota dewannya telah bertemu untuk membahas perkembangan terkini, termasuk mundurnya  tiga anggota Akademi Swedia. Mereka mundur karena merasa terguncang oleh tindakan amoral dalam dunia sastra dan budaya.

“Tak terelakkan bahwa krisis sulit di dalam institusi pemberi penghargaan juga merusak reputasi Hadiah Nobel. Kami bisa menyatakan bahwa kepercayaan pada Swedish Academy telah benar-benar rusak. Bagaimana kejadian yang sekarang membahayakan Hadiah Nobel belum bisa sepenuhnya dinilai,” kata Nobel Foundation dalam siaran pers yang dikutip Xinhua.

Ketiga anggota Academy itu memilih untuk mundur setelah kebanyakan anggota memberi suara untuk tidak mengeluarkan seorang anggota yang suaminya dituduh melakukan pelecehan seksual dan menggunakan pengaruh Academy tersebut serta membocorkan nama sejumlah peraih hadiah Nobel Sastra pada masa lalu.

Saat itu, sisa anggota Academy tersebut mengadakan pertemuan darurat guna memutuskan cara bergerak maju setelah berhari-hari perang kata-kata sengit di media Swedia.

Dalam pernyataannya, Nabel Foundation menjelaskan sejumlah langkah yang disarankan yang dipandang perlu untuk memulihkan kepercayaan pada Swedish Academy, untuk melindungi reputasi Hadiah Nobel, dan untuk memastikan bahwa pekerjaan untuk memilih peraih Nobel Literatur tahun ini dilakukan dengan cara yang bisa dipercaya.

Setiap pelanggaran kerahasiaan dan konflik kepentingan harus ditangani sejalan dengan peraturan internal, kata pernyataan itu, menambahkan bahwa setiap dugaan kejahatan mesti ditangani lewat jalur hukum.

Pembatalan Pertama

Pembatalan hadiah bergengsi itu karena skandal belum pernah terjadi selama ini. Sementara karena alasan perang dan tidak cukup nominasi, Penghargaan Nobel Sastra pernah absen dalam tujuh kesempatan. Antara lain pada tahun 1914, 1918, 1935, 1940, 1941, 1942 dan 1943.

Akademi Swedia mengakui bahwa nama baik mereka hancur karena dugaan skandal suami salah satu anggota direksinya. Bahkan, Akademi Swedia juga mengakui bahwa beberapa nama pemenang sudah bocor.

Akademi Swedia, yang anggotanya terdiri dari elit sastra dari negara itu, mengaku akan memberikan dua hadiah pada 2019, untuk mengganti pembatalan pada tahun ini.

“Kami menilai penting untuk meluangkan waktu demi mengembalikan kepercayaan publik kepada Akademi sebelum pemenang hadiah nobel berikutnya diumumkan,” kata Anders Olsson, yang untuk sementara ini menjabat sebagai Sekretaris Akademi.

Skandal seksual yang diduga dilakukan suami dari salah satu anggota Komite Nobel balu kali ini terjadi. Meski sudah sering menjadi subjek kontroversi pada masa lalu — seperti yang terjadi pada 2016 saat memilih penulis lagu Bob Dylan sebagai penerima hadiah — perdebatan biasanya hanya fokus pada kelayakan penerima dibanding Akademi Swedia-nya sendiri.

The Guardian menulis, skandal itu dimulai dari dugaan pelecehan seksual terhadap  sejumlah perempuan oleh tokoh budaya dan fotografer Jean-Claude Arnault, yang merupakan suami dari anggota dewan akademi, Katarina Frostenson.

Selama ini, Akademi Swedia ni memberikan dukungan finansial terhadap lembaga budaya yang dikelola Arnault dan Frostenson.

Saat skandal itu masih hangat dibicarakan publik, pihak akademi juga menyatakan bahwa beberapa nama pemenang juga telah bocor di tangan para penjudi dan pemburu berita.

Arnault sendiri membantah dua tudingan terkait pelecehan seksual dan pembocoran nama-nama kandidat Nobel sastra.

 

Protes Awal

Setelah tuduhan terhadap Arnault dipublikasikan pada bulan November 2017 lalu, tiga dari 18 anggota dewan juri mengundurkan diri. Mereka protes atas keputusan otoritas akademi Nobel yang menolak memecat Frostenson. Arnault juga dituduh membocorkan nama-nama tujuh mantan pemenang Nobel. Dia membantah kedua klaim itu.

Akibat kasus Arnault tersebut, kekompakan di akademi Nobel sempat terganggu. Bahkan, beberapa anggota sempat terlibat perseteruan di pers Swedia, yang belum pernah terjadi sebelumnya. Buntut dari perseteruan, sekretaris permanen akademi, Sara Danius memilih mengundurkan diri pada 12 April lalu. Pengunduran diri Sara ini diikuti protes warga yang menilai komite Nobel harus tegas mengambil sikap terkait kasus pelecehan yang dilakukan suami salah satu juri Nobel Sastra.

Keanggotaan akademi, yang didirikan pada 1786 oleh raja Swedia Gustav III, sesuai dengan tradisi, akan berlaku seumur hidup sampai ajal menjemput. Oleh karena itu, saat Sara mundur, posisi ini kosong sampai sekarang. Posisi ini akan diisi setelah anggota yang mengundurkan diri tersebut meninggal dunia.

Menyusul serentetan keributan di Komite Nobel, Raja Swedia Carl XVI Gustaf mengumumkan akan mengubah aturan, memungkinkan anggota baru ditunjuk untuk menggantikan anggota yang mengundurkan diri.

Dengan hanya 10 anggota aktif dalam dewan juri (yang semestinya) 18-orang, Akademi Swedia mengatakan akan menghabiskan tahun membangun kembali keanggotaannya dan mengkaji ulang semua kegiatannya, termasuk “memodernisasi” aturan Nobel. Ia juga mengatakan bahwa “rutinitas akan diperketat mengenai isu-isu konflik kepentingan dan pengelolaan informasi yang diklasifikasikan sebagai rahasia”.

Sampai saat ini, bagaimana Akademi memilih pemenang penghargaan sastra masih samar, tidak transparan. Rutinitas seleksi pemilihan anggoat Nobel Sastra biasanya dimulai sejak Februari. Setiap bulan Valentine tersebut, anggota akademi meninjau sekitar 200 nominasi. Kemudian jumlah nominasi ini disaring lagi sampai mengerucut dan menyisakan  beberapa kandidat terkuat.[Dedi Junaedi]

Tags: 2018BatalNobelSastra
Share35Tweet22Send
Previous Post

Turki Yakin Proyek Kerjasama F-35 Berlanjut

Next Post

i-Motif: Struktur Baru DNA Manusia

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

0
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

0
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

0
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

BAZNAS Evakuasi dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran

4 June 2026
BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia

4 June 2026
Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

Universitas Islam Bogor Jalin Kerjasama dengan UNIDA Gontor

4 June 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result