Kuala Lumpur, Gontornews – Tim Investigasi skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB) memutuskan untuk membekukan rekening pribadi mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak. Langkah ini dilakukan dalam rangka penyeledikan terkait dugaan keterlibatan Razak dalam skandal yang mengehebohkan Malaysia tersebut.
Selain Razak, pihak kepolisian Malaysia juga menduga adanya aliran dana 1MDB ke rekening Partai UMNO serta partai politik lain.
“Satuan Tugas (Satgas) 1MDB menegaskan telah membekukan sejumlah akun yang dimiliki oleh individu dan organisasi termasuk rekening UMNO dan sejumlah partai politik yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dana 1MDB,” ungkap salah satu anggota Satgas 1MDB kepada Reuters, Jum’at (29/6).
Sebelumnya, kepolisian Malaysia melakukan penyitaan sejumlah barang mewah dari kediaman Najib Razak yang diduga terkait dengan skandal 1MDB senilai hampir 275 juta Dollar Amerika. Meski demikian, Najib menolak tuduhan tersebut dan menyebut bahwa barang-barang mewah yang disita tidak terkait dengan skandal 1MDB.
Sebelumnya, Najib mengklarifikasi bahwa sejumlah tas mewah yang disita merupakan pemberian menantunya yang merupakan keponakan dari Presiden Kazahkstan, Nursultan Nazarbayev.
“Ya, ini adalah hadiah terutama untuk putri saya. Mereka benar-benar memberikan barang tersebut kapan saja dan dari siapa saja,” tutur Najib.
Ia menyebut menantunya, Daniyar Nazarbayev, keponakan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev sebagai pihak yang membelikan tas tersebut kepada Rosmah, istri Najib.
“Orang mungkin merasa sulit untuk memahami. Tetapi, menantu saya mendapatkan tas-tas tersebut langsung dari sumbernya, lima hingga enam model sekaligus,”
“Jadi tidak ada hubungannya dengan 1MDB jika (pemberian tersebut) berasal dari Kazakhstan,” pungkas Najib. [Mohamad Deny Irawan]




















