Jakarta, Gontornews — Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar ternyata tidak semuanya akrab dengan Al-Quran. Sebanyak 53,5 % umat Muslim nyatanya belum bisa membaca Al-Quran.
Berangkat dari kenyataan itu, sekaligus menyambut datangnya tahun baru Islam 1438 H, sebagai bentuk syukur atas kepercayaan nasabah dan stakeholders, BNI Syariah melalui Yayasan Hasanah Titik bekerja sama dengan Gerakan Cinta Quran menginisiasi gerakan massal Cinta Quran bertema Amazing Muharam.
Amazing Muharram merupakan sebuah gerakan pengentasan 10.000 orang buta aksara Al-Quran di 15 kota di Indonesia. Selain BNI Syariah, acara ini juga didukung oleh Ustadz Abu Makki, Saptuari Sugiharto, Ustadz Fatih Karim, seniman Derry DSAS, Ustadz Yusuf Mansur serta Ustadz Bachtiar Nasir.
Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono menyampaikan bahwa gerakan ini menjadi salah satu stimulus kepada masyarakat untuk lebih mencintai Al-Quran dan menjadikannya sebagai gaya Hidup Hasanah, yakni gaya hidup dengan mengedepankan nilai-nilai kebaikan dalam setiap aktivitas kehidupan.
“Alhamdulillah, di awal tahun baru Islam 1438 H BNI Syariah dapat mengimplementasikan nilai Hasanah dengan menyebarkan nilai-nilai kebaikan Al-Quran kepada kaum dhuafa, semoga kedepan BNI Syariah dapat terus memberikan manfaat bagi sesama sehingga Allah SWT berkenan memberikan keberkahan dunia dan akhirat”, paparnya dalam siaran persnya 3/10/2016 di Jakarta.
Dalam kesempatan ini, BNI Syariah diwakili Corporate Secretary, Endang Rosawati menyerahkan bantuan sebesar Rp 400 juta yang bersumber dari zakat perusahaan yang diberikan untuk mendukung program pembebasan buta aksara Al-Quran bagi 10.000 dhuafa di 15 kota besar di Indonesia.
Program cinta Al-Quran terdiri dari pelatihan membaca Al-Quran dengan metode tahrir, metode cepat dan mudah belajar membaca Al-Quran. (Muhammad Khaerul Muttaqien)

















