Bogor, Gontornews — Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia telah merancang paket – paket beasiswa untuk tahun ajaran 2018/2019 yang akan dimulai minggu depan.
Demikian dijelaskan Ketua STEI Tazkia Dr Murniati Mukhlisin yang dijumpai pada acara Tazkia Masuk Desa pada hari kemarin.
Dalam keterangan resmi yang diterima Gontornews, Ahad (2/9), Murniati juga menjelaskan bahwa baru – baru ini STEI Tazkia telah bekerjasama dengan Baituzzakah Pertamina Dumai, Riau, untuk pengiriman putra daerah binaan Pertamina di sana.
Tazkia juga telah menjalin kerjasama dengan Maybank Syariah untuk memberikan beasiswa kepada putra – putri daerah Papua yang tidak mampu.
Selain itu ada beasiswa istimewa dari penerbit buku Tiga Serangkai Solo yang selama 10 tahun ini memberikan beasiswa kepada para penghafal Qur’an.
Adapun kerjasama dengan beberapa pemerintah daerah dan perorangan, kata Murniati, sudah sering dilakukan dan yang paling anyar adalah pengiriman putra – putri daerah Bangka Belitung yang sudah terjalin sejak 3 tahun lalu.
Beasiswa untuk difabel, imbuh dia, juga sudah berjalan di Tazkia, dengan harapan agar kelompok marginal ini dapat diberikan kesempatan untuk mendalami ilmu ekonomi Islam dan dapat menjadi guru bagi yang lain.
Murniati menambahkan, saat ini Yayasan Tazkia Cendekia tengah mendata korban gempa Lombok supaya dapat melanjutkan studinya di Tazkia.
Dijelaskannya, sudah tiga periode Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat mengirimkan putra – putri daerah untuk kuliah di Tazkia atas beasiswa Bank NTB.
“Sudah saatnya kami membantu korban gempa di NTB. Begitu juga bagi para pemenang Asian Games yang baru ditutup hari ini sedang dijajaki yang berminat untuk mendaftar di program beasiswa Tazkia. Bentuk kepedulian ini sudah menjadi fokus kami, sehingga setiap tahun kami mentargetkan 10 persen dari jumlah mahasiswa adalah penerima beasiwa,” tutup Murniati. [Muhammad Khaerul Muttaqien]
























Mhn info kapan mulai beasiswanya