Bengkulu, Gontornews — Sebagai wilayah denfan potensi alam yang besar, Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Bengkulu menggelar Festival Bukit Lembah 2018 atau Mountain Valley Festival, Selasa (11/09). Pagelaran tersebut juga sebagai pendukung program tahun kunjungan Bengkulu atau Visit Wonderful Bengkulu pada 2020.
Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid menjelaskan, potensi alam yang dimiliki Bengkulu, seperti peternakan, palawija, dan komoditas unggulan seperti kopi ditampilkan dalam festival tersebut.
“Ini merupakan festival perdana, pastinya masih memiliki banyak kekurangan dan akan dioptimalkan di tahun yang akan datang,” jelasnya, Antaranews.
Acara yang digelar di Lapangan Perkebunan Teh Kabawetan tersebut juga bertujuan untuk mengenalkan objek wisata alam sehingga dapat menarik perhatian para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kepahiang.
Dalam kesempatan tersebut, lanjut Hidayatullah, pihaknya akan terus belajar untuk mengetahui kelemahan yang dimiliki daerahnya dan dapat terus memperbaiki, terutama dalam pengembangan produk untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kepahiang.
Selain menampilkan produk unggulan seperti buah-buahan, sayur-mayur dan ternak, dalam acara itu juga ditampilkan kesenian tari kreasi musik dol. Sementara kegiatan lain yang masuk dalam rangkaian acara ada jelajah Kabawetan, gerak jalan wisata serta fun bike.
“Dan sebagai daerah dengan hasil perkebunan dan peternakan terbaik, kami juga melaksanakan aksi minum susu dan minum kopi serentak,” katanya.
Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan Festival Bukit dan Lembah 2018 Kepahiang diiharapkan menjadi ajang wisata baru bagi Provinsi Bengkulu.
“Ajang tahunan ini diharapkan menjadi pintu baru dalam kemajuan Bumi Rafflesia,” katanya.
Selain itu, lanjut Rohidin, Festival itu juga bertujuan untuk memotivasi dan memunculkan keyakinan bagi para pelaku usaha, sekaligus membuka informasi kepada dunia luar atas potensi yang dimiliki Kabupaten Kepahiang.
Keunggulan Kepahiang dari sisi perkebunan, peternakan, hortikultura bahkan potensi bidang olahraga Bukit dan Lembah, lanjutnya diyakini akan semakin memajukan daerah ini apabila dikemas dan dikelola dengan baik.
“Mulai dari manajemen yang baik dari sisi budaya hingga pengelolaan dari sisi pemasaran,” tandasnya. [Devi Lusianawati]






















