Depok, Gontornews — Orangtua mana yang tidak ingin anaknya selalu patuh dan berbakti kepadanya. Caranya mudah, ikatlah hatinya dan buatlah ia ‘jatuh hati’ dengan orangtuanya.
Jika seorang anak sudah terlanjur ‘jatuh hati’ dengan orangtuanya, otomatis anak akan tunduk dan patuh sepenuh hati dengan semua perkataan orangtua. Sehingga semua nasehat, permintaan, serta do’a orangtua akan selalu dirindukan dan dinanti sang anak. Dan inilah benih-benih surga bagi si anak kelak.
Hal di atas sesuai dengan rahasia konsep pendidikan ala ulama besar Ibnu Taymiyah dalam kitabnya Majmul Fatawa yakni ikat hati sebelum dikasih tahu, kasih tau dahulu sebelum dibebankan.
Jadi, kesuksesan orangtua saat mendidik anak usia 0-7 tahun ialah dengan memperbanyak mengikat hati anak. Bukan terlalu banyak memberikan nasehat. Karena Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “Didiklah anakmu layaknya raja agar hatinya mudah terikat.”
Ikatan hati anak akan terbentuk sejak ia masih di dalam kandungan hingga ia dilahirkan. Fase awal tumbuh kembang bayi, akan diawali dengan berfungsinya indera pendengaran, lalu penglihatan, dan seterusnya.
Pesannya adalah siapa yang di fase-fase awal perkembangan manusia, suaranya lebih sering didengar, maka ialah yang akan dekat dengan anaknya.
“Sehingga yang harus pertama kali didengar anak adalah suara kedua orangtuanya,” terang Ustadz Bendri Jaisyurrahman, da’i dan aktifis Sahabat Ayah dalam naungan Yayasan Langkah Kita.
Selanjutnya upayakan untuk sering berhadapan muka dengan anak. Agar anak dapat mengingat muka orangtuanya. Karena inilah fase dipenden atau ikatan hati yakni sejak anak berusia dini. <Edithya Miranti>
Trik Mengikat Hati Anak:
- Cintai anak sepenuh hati
- Perbanyak kontak fisik, memberi sentuhan kasih sayang
- Perbanyak komunikasi face to face dengan anak
- Belajarlah bersabar dan perbanyak menimba ilmu parenting
- Terus doakan kebaikan untuk anak
























