Basra, Gontornews — Aktivis hak asasi manusia (HAM) Irak, Soad al-Ali (46), ditembak mati oleh orang-orang bersenjata bertopeng di luar sebuah supermarket di Basra, Irak selatan, yang didera oleh protes-protes kekerasan.
Dirilis Aljazeera, seorang pejabat polisi mengatakan, Ali yang telah terlibat dalam pengorganisasian protes menuntut layanan yang lebih baik di kota itu, tewas seketika pada hari Selasa (25/9) oleh para penyerang yang melarikan diri dari tempat kejadian.
Suami Ali terluka dan dirawat di rumah sakit. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Pembunuhan itu merupakan insiden pertama sejak protes meletus musim panas ini.
Warga Basra yang marah telah berulang kali turun ke jalan dalam beberapa pekan terakhir untuk memprotes pemerintah yang gagal memberikan layanan yang terbaik, termasuk pencemaran air yang mengakibatkan puluhan ribu warga dikirim ke rumah sakit.
Awal bulan ini, protes berubah menjadi kekerasan ketika para demonstran menyerang dan membakar kantor-kantor pemerintah, markas besar kelompok bersenjata yang didukung Iran dan konsulat Iran di Basra. [Rusdiono Mukri]




















