Jakarta, Gontornews — Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVII telah berlangsung, lancar, dan menghasilkan kepengurusan baru yang dipilih secara demokratis. Muktamar yang diselenggarakan di Sportorium UMY berlangsung sejak Ahad (25/11) hingga Kamis (26/11) menghasilkan keputusan pemilihan Ketua Umum dan Formatur memilih Sunanto menjadi Ketua Umum dan Dzul Fikar Ahmad Tawalla sebagai Sekretaris Jendral periode 2018-2022.
Berikut perolehan suara Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Periode 2018-2022:
1 Ahmad Fanani (266)
2 Ahmad Labib (292)
3 Andi Fajar Asti (0)
4 F a i s a l (2)
5 Muhammad Sukron (2)
6 S u n a n t o (590)
Dikutip muhammadiyah.or.id, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 Sunanto atau akrab disapa Cak Nanto ini lahir di desa pinggiran selatan ujung timur Pulau Madura tepatnya di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada 24 Sepetember 1980. Putra dari pasangan Muatram dan Zakiyah ini banyak belajar agama Islam dari pondok pesantren dan sekolah Islam.
Lulus SD dari Desa Lobuk, Cak Nanto lanjut di MTS Sumber Mas Ganding dan tinggal di Pondok Pesantren Sumber Mas. Berasal dari keluarga tidak mampu, Cak Nanto mendapatkan beasiswa dari Panti Asuhan Muhammadiyah melanjutkan SMA di SMA Muhammadiyah 1 Sumenep. Setelah itu Cak nanto melanjutkan studinya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) hingga selesai.
Dalam sebuah video pendek via Facebook Kawan Cak Nanto, Ia mengatakan ketertarikan awalnya pada Muhammadiyah karena adanya kesempatan dan aktualisasi diri lewat organisasi. Menurutnya, Muhammadiyah juga tidak pilih-pilih dalam menentukan pimpinan di organisasi. Cak Nanto mengawali proses perkaderan di Muhammadiyah melalui Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
Saat itu Cak Nanto menjadi Sekretaris Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Sumenep tahun 1997 hingga 2000. Tidak berhenti di sana, Cak Nanto pun mengikuti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) saat masih menjadi santri di Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS pada tahun 2000 hingga 2001. Di tahun berikutnya ia didaulat menjadi Ketua Komisariat IMM Pondok Shabran tahun 2001 hingga 2002.
Perkaderan yang diikuti Cak Nanto meningkat ke Pimpinan Cabang IMM Sukoharjo pada tahun 2002 hingga 2004. Masih di IMM, Cak Nanto kemudian didaulat menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah tahun 2006 hingga 2008. Saat memasuki perkaderan di tingkat pusat, Cak Nanto diamanahi menjadi Ketua Bidang Hikmah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM tahun 2008 hingga 2010.
Pernah Ber-IPM, lalu Ber-IMM Cak Nanto melanjutkan perjalanan kadernya dengan menjadi Ketua Bidang Hikmah PP Pemuda Muhammadiyah tahun 2014 hingga 2018. Puncaknya, Ia menerima amanah sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah tahun 2018-2022. Dengan banyak pengalamannya sebagai kader Muhammadiyah, Cak Nanto tetap aktif mengikuti kegiatan organisasi di luar Muhammadiyah.
Di antaranya pernah menjadi Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Jawa Tengah tahun 2007 hingga 2009 dan Sekretaris Komiter Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) 2011 hingga 2014. Sementara dalam ranah politik, Cak Nanto tergabung dalam Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) sejak masih di kampung halaman dimulai dari tahun 1999 hingga sekarang sebagai koordinator JPPR.
Kiprah Cak Nanto dalam perkaderan Muhammadiyah dan keaktifannya dalam kegiatan pemuda Indonesia sudah banyak dilaluinya. Selain itu, Cak Nanto juga masih aktif menulis karya tulis untuk menuangkan pemikirannya. Dari segi kepribadian Cak Nanto dinilai sebagai pribadi yang humoris.
Sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah 2018-2022 tentu banyak anggota Pemuda Muhammadiyah berharap agar dalam kepemimpinannya Pemuda Muhammadiyah semakin banyak menebar kebaikan, membawa misi dakwah gembira, dan memajukan Indonesia. [Muhammad Khaerul Muttaqien]





















