Ankara, Gontornews — Penasihat keamanan nasional AS, John Bolton, bertemu dengan pejabat senior Turki pada hari Selasa untuk menuntaskan rencana penarikan pasukan Amerika dari Suriah yang dilanda perang.
John Bolton berada di Ankara bersama dengan staf senior militer AS untuk mengadakan pembicaraan dengan Jurubicara Presiden Turki Ibrahim Kalin dan pejabat lainnya mengenai rencana penarikan pasukan. Konferensi pers bersama yang dijadwalkan untuk hari Senin dibatalkan tiba-tiba.
Bolton dan Kalin melakukan diskusi mengenai keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Suriah, kata jurubicara Dewan Keamanan Nasional AS.
Garrett Marquis mengatakan dalam sebuah pernyataan, kedua pihak mengidentifikasi masalah lebih lanjut untuk dialog dan AS berharap untuk konsultasi militer-ke-militer yang sedang berlangsung.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memuji keputusan Presiden AS Donald Trump bulan lalu untuk menarik sekitar 2.000 tentara AS dari Suriah utara, tetapi mengatakan penarikan itu harus dilakukan dengan “mitra yang tepat”.
Dalam sebuah artikel untuk New York Times pada hari Senin, Erdogan menyatakan komitmen Turki untuk mengalahkan ISIS dan “kelompok teroris lain” di Suriah.
“Presiden Trump membuat keputusan yang tepat untuk menarik diri dari Suriah. Penarikan Amerika Serikat, bagaimanapun, harus direncanakan dengan hati-hati dan dilakukan dalam kerjasama dengan mitra yang tepat untuk melindungi kepentingan Amerika Serikat, komunitas internasional dan masyarakat Suriah,” Erdogan menulis.
“Turki, yang memiliki pasukan tetap kedua terbesar NATO, adalah satu-satunya negara dengan kekuatan dan komitmen untuk melakukan tugas itu.” [Rusdiono Mukri]






















