Lahore, Gontornews — Seorang mahasiswa di Pakistan tega untuk menikam seorang guru besarnya hingga tewas pada Rabu (20/3). Pihak kepolisian menjelaskan bahwa pelaku menduga bahwa korban hendak melakukan sebuah pesta yang tidak islami.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menjelaskan bahwa sang korban, yaitu Khalid Hameed, merupakan guru besar bahasa Inggris di Government Sadiq Egerton College di Bahawalpur. Sang korban hendak mempersiapkan pesta perpisahannya sebelum akhirnya ditikam dengan belati oleh mahasiswanya.
“Rupanya, sang pelaku tidak memiliki hubungan dengan kelompok agama manapun dan kami tengah menyelidiki tentang masa lalu serta alasan dibalik pola pikirnya,” ungkap staf kepolisian Bahawalpur, Farhan Hussain, sebagaimana dilansir Reuters.
Saat ini, sang pelaku, Khateeb Hussain, sudah ditahan oleh pihak kepolisian serta didakwa melakukan tindakan pembunuhan.
Sebagai informasi Egerton College merupakan satu dari sekian institusi Pakistan dengan populasi wanita terbanyak dibanding pria. Tercatat, ada sekitar 4000 mahasiswi berbanding 2000 mahasiswa di perguruan tinggi tersebut. Menurut informasi, korban akan menjalani masa pensiunnya dalam empat bulan mendatang. [Mohamad Deny Irawan]





















