Seoul, Gontornews — Ratusan ribu warga Korea Selatan turun ke jalan-jalan di Seoul untuk menuntut pengunduran diri Presiden Park Geun-hye karena skandal korupsi. Ini merupakan salah satu protes anti-pemerintah terbesar dalam beberapa dekade.
Sekitar 25 ribu polisi dikerahkan untuk meredam demonstrasi hari Sabtu (12/11) itu. Ini merupakan unjukrasa ketiga dalam minggu ini.
Dalam upaya untuk menenangkan kemarahan publik, Park telah berulangkali meminta maaf, mereshuffle pejabat, dan bahkan setuju melepaskan sejumlah kekuasaan eksekutifnya yang luas. Namun, desakan mundur terus bergemuruh di Seoul.
“Kami merasa berat menghadapi desakan publik yang serius,” kata Jung Youn-kuk, jurubicara kepresidenan, mengakui pada hari Jumat (11/11).
Jaksa sedang menyelidiki tuduhan bahwa Choi (60), memanfaatkan hubungan pribadinya dengan presiden untuk mengutip sumbangan dari perusahaan-perusahaan besar seperti Samsung untuk yayasan nirlaba yang ia kelola dan digunakan untuk kepentingan pribadi.
Skandal yang melanda Park difokuskan pada teman dekat, Choi Soon-sil, yang saat ini berada dalam tahanan atas tuduhan penipuan dan penyalahgunaan kekuasaan.
Dia juga dituduh ikut campur dalam urusan pemerintahan, meskipun memegang posisi resmi.
Pada hari Sabtu, jaksa meminta keterangan kepala perusahaan baja terbesar di negara itu serta eksekutif puncak Samsung.
Kwon Oh-joon, chief executive Posco, telah diinterogasi tentang dugaan sekitar penjualan tahun 2014 dari perusahaan iklan rumah.
Kwon adalah pimpinan pertama dari konglomerat Korea Selatan yang diperiksa atas skandal tersebut.
Polisi mengatakan ada sekitar 170 ribu massa yang turun untuk demonstrasi hari Sabtu, sementara penyelenggara mengatakan jumlah pengunjukrasa antara 500 ribu sampai satu juta orang.
Puluhan ribu orang tiba di Seoul dengan bus dan kereta dari kota-kota provinsi di seluruh negeri. Sekitar 1.000 pengunjukrasa terbang dari Pulau Jeju.
Jumlah tersebut merupakan salah satu unjukrasa anti-pemerintah terbesar sejak protes pro-demokrasi tahun 1980-an.
“Para penyelenggara aksi mengatakan, sekitar satu juta orang turun ke jalan-jalan di Seoul hari ini,” kata Harry Fawcett dari Al Jazeera melaporkan dari Seoul.
Menurutnya, unjukrasa berlangsung tertib dan sangat terorganisir dengan baik. [Rusdiono Mukri]




















