Jakarta, Gontornews — Presiden Joko Widodo kembali menegaskan tak akan mengintervensi penegakan hukum kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang saat ini sedang berlangsung.
โSebenarnya sebelum demo itu juga sudah diproses. Saksi-saksi sudah ditanya, saksi ahli sudah didatangkan. Tapi namanya proses itu kan juga memerlukan waktu. Kok enggak pada sabaran,โ kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Silaturahim Nasional Ulama Rakyat โDoa Untuk Keselamatan Bangsaโ di Econvention Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (13/11) sore.
Karena itu ia meminta semua pihak menunggu hasil proses hukum yang sedang berjalan itu. ย โJangan aparat hukum kita paksa-paksa. Itu aturannya sudah ada kok, ketentuan-ketentuan hukumnya juga sudah ada,โ tegasnya dikutip situs setkab.go.id.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga menyinggung soal media sosial yang isinya akhir-akhir cenderung saling menghujat, mengejek, memaki, dan banyak fitnah, adu domba, serta memprovokasi. Kecenderungan yang terjadi di media sosial itu bukan karakter bangsa Indonesia. โItu bukan tata nilai Indonesia, bukan tata nilai umat kita,โ tegasnya. Menurutnya, bangsa Indonesia mempunyai budi pekerti, sopan santun, dan akhlakul karimah. [Rusdiono Mukri]





















