Jakarta, Gontornews– Kabar gembira bagi Anda yang baru lulus SMA/SMK/MA/sederajat dan ingin studi ke perguruan tinggi tapi terkendala soal ekonomi. Kali ini ada tawaran Beasiswa Bidikmisi yang bisa diajukan untuk kuliah Anda di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di dalam negeri.
Dengan menyasar keluarga kurang mampu secara ekonomi tapi memiliki potensi akademik yang baik, pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyediakan beasiswa Bidikmisi setiap tahunnya.
Laman beasiswapascasarjana. com mengabarkan, di tahun 2019 ini kuota Beasiswa Bidikmisi naik jadi 130 ribu dibandingkan kuota Beasiswa Bidikmisi tahun sebelumnya yang hanya ada 90 ribu kuota. Jumlah ini tentu semakin memberi peluang bagi Anda yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi tapi memiliki keterbatasan ekonomi.
Adalah beasiswa Bidikmisi, merupakan bantuan dana pendidikan yang meliputi pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk SNMPTN dan SBMPTN serta seleksi lain yang ditetapkan masing-masing panitia dan perguruan tinggi, kemudian penggantian biaya kedatangan pertamakali bagi penerima Bidikmisi, serta pembebasan biaya pendidikan yang dibayarkan ke perguruan tinggi.
Selain itu subsidi biaya hidup diberikan untuk penerima terpilih. Besaran subsidi biaya hidup yang diberikan sebesar Rp 650 ribu per bulan. Sedangkan pembebasan biaya pendidikan mencakup semua biaya yang dibayarkan ke Perguruan Tinggi untuk kepentingan pendidikan. Beasiswa ini diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi.
Untuk S1 atau Diploma IV beasiswa diberikan hingga 8 semester, D3 maksimal 6 semester, D2 maksimal 4 semester, dan D1 maksimal 2 semester. Selain itu diberikan juga beasiswa untuk program profesi, di antaranya dokter maksimal 4 semester, dokter gigi maksimal 4 semester, dokter hewan maksimal 4 semester, serta Ners dan Apoteker maksimal 4 semester.
Adapun persyaratannya meliputi hal berikut:
1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2019, memiliki identitas berupa NISN dan NPSN yang valid di PDSPK.
2. Lulusan tahun 2018 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria: Siswa Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal Rp4.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
5. Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4;
6. Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
1) Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3) Seleksi mandiri PTN.
4) Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya
5) PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.
Bagi yang berminat, Anda bisa mengajuan Beasiswa Bidikmisi 2019 ini secara online dengan mendaftar di laman Bidikmisi: https://bidikmisi. belmawa.ristekdikti. go.id. Masa pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2019 ini sebenarnya sudah dibuka sejak 31 Januari namun masih ada waktu hingga 30 September 2019 mendatang. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, pertanyaan bisa disampaikan melalui email: [email protected] atau mengunjungi alamat website Bidikmisi seperti tertera. Selamat mencoba! [Muhammad Khaerul Muttaqien]






















