Bogor, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberangkatkan armada kemanusiannya untuk meredam dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Riau. Semua armada diberangkatkan dari Humanity Distribution Center (HDC) di Gunung Sindur, Bogor, Senin, (23/9).
Armada yang diberangkatkan antara lain, Humanity Food Truck, Humanity Water Tank, Ambulans Pre-Hospital, mobil berpenggerak empat roda serta truk logistik. Semua kendaraan itu akan menempuh jalur darat.
Selain memberangkatkan armada, ACT juga memberangkatkan relawan yang akan ikut memadamkan api serta melakukan pelayanan medis. Mereka akan bergabung dengan tim yang sebelumnya sudah berada di sana dan akan ditambah dari cabang lain. Senin ini, seratus ton diberangkatkan melalui jalur darat. Logistik yang dibawa berupa beras, gula, air mineral, termasuk obat-obatan.
Presiden ACT Ibnu Khajar menyatakan, dikirimnya bantuan ini merupakan salah satu gerakan yang telah digalakan ACT, Gerakan Nasional Indonesia Dermawan. Dengan gerakan ini, diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan sosial, salah satunya bencana kabut asap yang sedang terjadi di Sumatra dan Kalimantan sekarang ini.
“Pengiriman bantuan pangan dan logistik secara masif ini tak terlepas dari peran masyarakat dalam menggerakan Gerakan Nasional Indonesia Dermawan. Kondisi terkini di lokasi terdampak memang sangat mengkhawatirkan, maka dari itu, perlu uluran tangan dari kita semua untuk menyelesaikan permasalahan ini,โ jelasnya dilansir dari laman act.id
Selain Gerakan Indonesia Dermawan, ACT meluncurkan pula gerakan dengan tagar #SayaPeduli dan #BantuMerekaBernapas yang merupakan gerakan turunan dari #IndonesiaDermawan. Gerakan ini merupakan bentuk konkret kepedulian ACT atas masyarakat yang menjadi korban bencana asap.
“Selain posko yang siap siaga, kami juga telah melakukan pelayanan medis. Layanan ini diberikan ke masyarakat terdampak serta para petugas yang berjuang memadamkan api. Dengan peralatan dan tim terbaik kamu memfasilitasi mereka untuk sembuh dari dampak buruk asap,โ tambah Ibnu.
Sejalan dengan Ibnu, Lukman Azis Kurniawan selaku Direktur Komunikasi ACT menambahkan, asap bukan hanya menganggu kesehatan warga, tetapi juga melemahkan ekonomi masyarakat di sana. Kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah. โAlhasil, cukup banyak warga yang penghasilannya menurun dan berimbas pada sulitnya memenuhi kebutuhan pokok. Ini yang mau kami bantu, melalui pemenuhan kebutuhan pangan,โ terangnya, Senin (23/9).
Lukman menyampaikan, ratusan ton bantuan logistik yang dikirim hari ini akan didistribusikan secara bertahap ke jumlah wilayah terdampak. “Seratus ton pertama akan didistribusikan ke enam desa di empat kabupaten/kota di Riau yang terkena dampak langsung. Misalnya saja ada Kabupaten Pelalawan dan Kampar yang lokasinya dekat dengan titik api, Kota Pekanbaru dengan menyasar permukiman miskin terdampak asap, serta Kabupaten Siak,” ungkap Lukman. [Hafidh]




















