Ramallah, Gontornews–Seorang balita di Palestina berusia dua tahun dikabarkan meninggal dunia setelah rumahnya terbakar di kota Beitin di Ramallah. Otoritas setempat melaporkan dan tengah melakukan penyelidikan terkait insiden buruk tersebut.
Kematian balita tersebut diketahui dari laporan sebagai petugas pemadam kebakaran Israel yang terus berjuang memadamkan api di bukit berhutan di sekitar Yerusalem dan di daerah utara, Jumat (25/11).
Petugas mengerahkan segala kemampuannya, dengan dukungan dari petugas pemadam kebakaran Palestina dan tim darurat dari Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, Rusia dan Turki, demikian seperti dikutip dari saudigazette (27/11).
Belum dapat diketahui kronologis balita malang itu bisa menjadi korban kebakaran. Namun, sejumlah pemberitaan melaporkan api yang menyebar sampai ke daerah utara menyebabkan kebakaran di daerah pemukiman warga.
Polisi Israel telah menangkap 13 orang yang dicurigai sebagai pelaku pembakaran. Sementara ini, pemadaman api terus diupayakan dengan bantuan tambahan dari Mesir dan Yordania.
Seperti diketahui, kebakaran hutan di Israel yang terjadi beberapa hari ini, memaksa Israel untuk mengevakuasi 350 penduduk Israel dari permukiman Yahudi di Halamish, Tepi Barat. Api yang terus membesar mendorong pasukan dari Rusia, Turki, Yunani, Italia, Kroasia, Cyprus, AS dan Negara lain turut membantu memadamkan api. [Ahmad Muhajir]

















