Karachi, Gontornews — Pakistan, Turki, dan Malaysia telah sepakat untuk bersama-sama memerangi tren global Islamofobia yang meningkat, terutama di Barat.
Pemahaman itu dicapai pada pertemuan trilateral pada 25 September di sela-sela sidang ke-74 Majelis Umum PBB di New York, Kantor Perdana Menteri Pakistan mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, dan mitranya dari Malaysia Mahathir Mohamad.
Ketiga pemimpin itu membahas cara-cara untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang, kata pernyataan itu, seraya menambahkan Pakistan, Turki dan Malaysia akan bertukar pandangan tentang perkembangan dan tren regional dan global.
Ketiga negara juga memutuskan untuk meluncurkan saluran TV yang didedikasikan untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh Islamofobia.
“Presiden Erdogan, Perdana Menteri Mahathir dan saya sendiri mengadakan pertemuan hari ini di mana kami memutuskan ketiga negara akan bersama-sama memulai saluran TV berbahasa Inggris yang didedikasikan untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh Islamofobia dan meluruskan agama agung kita, Islam,” kata Khan dalam serangkaian tweet.
“Kesalahpahaman yang menyatukan orang-orang melawan Islam akan diperbaiki; masalah penistaan akan dikontekstualisasikan dengan benar; seri dan film akan diproduksi tentang sejarah Muslim untuk mendidik/menginformasikan orang-orang kita sendiri dan dunia; Muslim akan diberi media yang berdedikasi,” paparnya.
Sementara itu para menteri luar negeri Pakistan, Malaysia dan Turki mengadakan pertemuan trilateral tingkat menteri pertama di sela-sela KTT OKI ke-14 di Jeddah pada 30 Mei.
Dengan tetap memperhatikan besarnya kerjasama bilateral antara Pakistan, Malaysia dan Turki, ketiga menteri luar negeri telah memutuskan untuk mengadakan pertemuan puncak tiga pihak di sela-sela sidang Majelis Umum PBB. [RM]





















