Madiun, Gontornews — Sebanyak 62 guru Muhammadiyah mendapatkan tunjangan dari Kantor Layanan Lazismu Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun. Para guru ini mengajar di sejumlah sekolah Amal Usaha Muhammadiyah. Pekan depan tunjangan juga diberikan kepada 84 guru TK ABA.
Ketua Lazismu Kota Madiun Suwardi mengatakan, Lazismu siap bekerja sama memajukan dunia pendidikan.
”Guru profesi mulia yang bertugas membina dan membimbing anak didik. Guru juga bertanggung jawab menjadi orangtua bagi siswa sehingga dituntut untuk menjadi teladan,” katanya seperti dilansir dari laman pwmu.co. Jum’at, (4/10)
”Jangan dinilai jumlahnya, tapi nilailah kepedulian kita sebagai keluarga besar Muhammadiyah. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa meletupkan semangat para guru dalam berjuang di sekolah kita,” tandasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun H. Sutomo ST meminta guru-guru Muhammadiyah meningkatkan mutu pendidikan dalam proses mencerdaskan anak bangsa.
”Guru harus bisa memicu para murid semangat belajar. Baik buruk seorang murid bergantung pada guru, maka berilah suri teladan yang baik. Disiplin dalam segala hal termasuk shalat berjamaah. Mari disiplin dan komitmen ini kita jadikan sebagai ruh juang di persyarikatan,” tuturnya.
Ketua Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Kota Madiun Eli Inayah M.Pd mengapresiasi guru-guru Muhammadiyah yang ikut mencerdaskan bangsa. Sejak Muhammadiyah lahir telah memberi kontribusi kepada bangsa ini memajukan dunia pendidikan.
”Kita bersama-sama memajukan pendidikan sesuai dengan visi misi Muhammadiyah sebagai matahari yang menyinari dan mencerahkan ummat,” pesannya. [Hafidh]



















