Istanbul, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Amerika Serikat yang masuk ke Suriah untuk menguasai ladang-ladang minyak di negeri itu.
“Seseorang berupaya untuk berbagi minyak. Ini juga diusulkan kepada kami juga,” ujar Erdogan dikutip hurriyetdailynews.com.
“Kepedulian kami bukan untuk minyak tetapi untuk kemanusiaan. Kami memberi tahu mereka.”
“Pada saat banyak negara tidak ragu-ragu bermitra dengan organisasi teror untuk kepentingan minyak atau politik, kami terus melanjutkan sikap terhormat kami,” kata Erdogan.
Ia menggarisbawahi bahwa perjuangan Turki melawan berbagai organisasi teror terus berlanjut meskipun ada kritik dari banyak negara. Turki memiliki hak sah untuk mengamankan perbatasannya.
“Kami tidak hanya berusaha membiarkan para teroris ini menjauh dari kami, tetapi kami menghancurkan mereka di dalam sarang mereka. Kami berada dalam perjuangan melawan semua organisasi teror yang menimbulkan ancaman bagi dunia dan negara kami, mulai dari Daesh (ISIL) hingga al-Qaeda, PKK/YPG, dan FETÖ,” tandasnya. [RM]






















