Idlib, Gontornews — Belasan warga sipil tewas dalam serangan udara yang dilancarkan Pemerintah Suriah dan sekutu, Rusia,di Desa Balyoun, Idlib, Suriah, Sabtu (7/12). Korban tewas termasuk anak-anak dan perempuan.
Organisasi kemanusiaan, Helm Putih dalam sebuah twitter menjelaskan, serangan udara yang menargetkan wilayah Idlib telah menewaskan setidaknya 18 orang.
“Serangan brutal pesawat tempur dan helikopter Rusia, telah menewaskan setidaknya 18 orang, sejak pagi hari, termasuk anak-anak dan seluruh keluarga,” tulis White Helmets.
Kelompok itu juga menjelaskan jika desa dan pusat kota di Jabal al-Zawiya, Idlib ditargetkan sebagai wilayah untuk menciptakan pembantaian orang tak berdosa yang tercela.
Jumlah korban tewas terbanyak terjadi di desa Balyoun, yaitu 12 orang tewas sementara empat orang, termasuk seorang anak dan dua wanita, dalam serangan udara di desa Bara yang dikuasai oposisi.
Selain itu, Penyelamat sukarelawan juga mengatakan lima orang tewas di desa Ibdeita dan seorang anak meninggal di desa terdekat.
Sementara itu, Media pemerintah Suriah, tidak melaporkan operasi militer yang dilakukan oleh tentara Suriah dan sekutu Rusia di wilayah tersebut yang telah menewaskan belasan orang itu.
Sejak empat bulan di awal tahun ini, Pemerintah Suriah terus melancarkan serangannya dengan bantuan Rusia di wilayah Idlib, yang dianggap sebagai wilayah yang didominasi oleh pejuang al-Qaeda.
Serangan pemerintah itu memaksa ratusan ribu warga sipil meninggalkan rumah mereka.[Devi Lusianawati]



















