Warsawa, Gontornews — Pemerintah Polandia merilis temuan virus flu burung yang menyerang peternakan kalkun di Polandia Timur, Rabu (1/1). Media lokal setempat bahkan melansir bahwa kasus ini telah membuat peternak terpaksa menyembelih sekitar 40.000 unggas untuk mencegah penyebaran wabah.
Berdasarkan data dari Eurostat, Polandi merupakan produsen unggas terbesar di Eropa. Mereka tidak pernah memiliki wabah flu burung sejak 2017 silam.
“Layanan veteriner merupakan prosedur pemberantasan virus yang dilakukan dalam situasi seperti ini,” ungkap pernyataan resmi pemerintah Lubartowski dalam siaran pres pada Selasa (31/1) sebagaimana dilansir Reuters.
Pemerintah Lubartowksi menambahkan bahwa virus yang terdeteksi pada peternakan kalkun itu merupakan subtipe virus flu burung H5N8 yang sangat patogen dan berisiko mengancam orang-orang yang berada di sekitar lokasi penemuan.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Peternak dan Produsen Unggas di Polandia, Andrzej Danielak, mengatakan bahwa tiga peternakan yang berada pada dalam radus tiga Kilometer sekitar lokasi penemuan berisiko terkena penyebaran wabah flu burung. Artinya sekitar 350.000 unggas, atau lebih, berpotensi untuk dimusnahkan.
Pihak berwenang segera mengadakan pertemuan untuk menanggulangi krisis ini. [Mohamad Deny Irawan]


















