London, Gontornews — Kandidat Walikota London, Shaun Bailey, mengatakan kesiapan London sebagai tuan rumah Olimpiade 2020 menggantikan Tokyo. Sebagaimana diketahui, Jepang menjadi negara dengan kasus infeksi virus korona terbesar di luar daratan Cina.
Meski sempat menjadi tuan rumah Olimpiade 2012, banyak pejabat Inggris menyebut kecil peluang London menggantikan Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade. Pasalnya, sejak dinyatakan menang biding pada tahun 2013, Tokyo terus berbenah untuk mempersiapkan pesta olahraga terbesar dunia tersebut.
Sebagaimana diketahui, virus korona telah membunuh lebih dari 2.000 orang di Cina. Secara global, virus ini juga telah menginfeksi lebih dari 74.000 orang. Beberapa even olahraga berskala internasional di Jepang pun terpaksa dibatalkan akibat virus mematikan ini.
Namun, pemerintah Jepang telah membentuk satuan tugas untuk menanggulangi wabah tersebut guna mempersiapkan Olimpiade yang dimulai pada 24 Juli itu. Satgas tersebut akan berkoordinasi dengan otoritas kesehatan masyarakat setempat.
Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, pun mengatakan belum mengeluarkan peringatan kepada Komite Olimpiade Internasional untuk membatalkan ataupun memindahkan lokasi Olimpiade 2020.
“London dapat menjadi tuan rumah #Olympics pada tahun 2020,” ujar Shaun Bailey dalam akun Twitter yang disadur Reuters.
“Mengingat gangguan yang terjadi akibat wabah korona, saya mendesak Komite Olimpiade untuk secara serius mempertimbangkan London sebagai tuan rumah Olimpiade 2020,” kata Bailey dalam sebuah pernyataan.
“Kami memiliki infrastruktur dan pengalaman. Jika terpilih, saya ingin memastikan London siap menjadi tuan rumah even olahraga terbesar tersebut sekalipun kita dipanggil satu jam sebelum pembukaan,” pungkas Bailey.
Sebelumnya, Wakil Komite Olimpiade Internasional, Ugur Erdener, memastikan bahwa virus korona tidak akan mengganggu pelaksanaan Olimpiade di Tokyo. Sekalipun demikian, mereka tetap memantau perkembangan wabah mematikan tersebut.
“Virus Korona tidak ada hubungannya dengan Olimpiade. Wabah ini tidak akan memblokir pertandingan,” ujar Ugur Erdener kepada Anadolu.
Senada dengan Erdener, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, juga memastikan Tokyo siap menjadi tuan rumah Olimpiade 2020.
“Kami akan terus berkomunikasi dengan semua pihak termasuk Komite Olimpiade Internasional dan Organisasi Kesehatan Dunia untuk mengambil langkah konkrit dan menjaga agar virus korona tidak mempengaruhi perhelatan Olimpiade,” tutup Abe. [Mohamad Deny Irawan]





















