Gaza City, Gontornews — Penduduk Palestina sangat bersyukur dengan adanya layanan medis dari klinik Indonesia di Gaza. Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19, di mana masyarakat Palestina kian membutuhkan layanan medis. Klinik Indonesia di Gaza yang dilengkapi fasilitas ambulans pre-hospital ini terus beroperasi melayani kebutuhan medis penduduk Palestina.
Sejak awal Maret hingga Kamis (12/3) lalu setidaknya 838 warga mendapatkan layanan medis di Klinik Indonesia. Sebagian besar pasien berada di rentang usia 18-25 tahun. Andi Noor Faradiba dari tim Global Humanity Respons-ACT mengatakan, 52 persen pasien merupakan korban luka serangan akibat konflik kemanusiaan yang terjadi di sana. Sedangkan sisanya mengeluhkan berbagai penyakit.
“Akibat dari serangan dan konflik, kebanyakan pasien yang dirawat merupakan laki-laki,” jelasnya dilansir dari laman actnews. Selasa (24/3).
Faradiba menambahkan, pasien yang terkendala mobilisasi menuju Klinik Indonesia maupun rumah sakit rujukan, dapat dilayani dengan ambulans pre-hospital ACT.
“Ambulans juga menjadi angkutan tercepat untuk membawa korban konflik kemanusiaan di Palestina ke fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Sejak diresmikan beberapa pekan lalu, ambulans dan Klinik Indonesia terus melayani kebutuhan medis penduduk Palestina. Bertenagakan relawan serta tim dokter terbaik, bantuan dari Indonesia akan terus melayani warga.[]





















