Bagh Azad, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Kitabisa.com mendukung semangat belajar anak-anak di Kota Bagh Azad. Ditengah kondisi konflik menahun yang tidak kunjung usai hingga kini dan himpitan kemiskinan mereka terus mempelajari isi kitab Al Qur’an. Amanah para dermawan akhirnya sampai, berupa ratusan Al Qur’an.
“Pada 10-14 September kemarin, kita sudah mendistribusikan 450 mushaf Al Qur’an untuk anak-anak di beberapa madrasah yang tersebar di Kashmir. Al Qur’an tersebut yakni Tajwidi Al Qur’an, Al Qur’an dengan terjemah Urdu, dan Al Qur’an besar tanpa terjemah,” jelas Firdaus Guritno dari Tim Global Humanity Response-ACT dilansir dari laman ACTNews Jum’at (18/9).
Konflik yang terjadi pada sejak tahun 1947 memang menyisakan banyak duka bagi warga Kashmir. Data terakhir dari pemerintah Jammu dan Kashmir sendiri pada tahun 2014-2015, terdapat 21,6 persen warga Jammu dan Kashmir yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan untuk membeli baju saat musim dingin saja, mereka tidak mampu.
“Angka kemiskinan tersebut merupakan dampak langsung dari konflik menahun yang tak kunjung usai hingga kini. Namun masyarakat Jammu dan Kashmir tidak lantas menyerah. Kondisi tidak pernah melunturkan semangat mereka untuk bangkit,” tambah Firdaus.
Salim selaku mitra ACT yang berada di Kashmir mengucapkan terima kasihnya karena dengan hadirnya mushaf Al Qur’an ini, anak-anak dapat dengan lebih mudah belajar.
“Terima kasih kepada ACT dari Indonesia, dan kami membagikan Al Qur’an baru ini kepada siswa dari 10 madrasah. Dan Qur’an yang dibagikan ini ada kode warnanya supaya memudahkan anak anak membaca dan melafalkan huruf huruf dengan tajwid. Kami berharap ke depannya dapat bekerja sama kembali untuk membantu komunitas kita,” ungkapnya.
Demikian juga Firdaus yang berharap, para dermawan dapat terus membersamai saudara-saudara muslim mereka di Jammu dan Kashmir.
“Kami berharap, bantuan-bantuan para dermawan dapat terus menyapa saudara-saudara kita yang kesulitan di Jammu dan Kashmir. Harapan kami melalui bantuan ini, masyarakat Kasmir juga bisa bangkit sepenuhnya,” harap Firdaus. []



















