Kabul, Gontornews — Sekelompok orang bersenjata menyerang sebuah desa di Provinsi Sar-Pul Utara, Afghanistan utara, menewaskan 40 orang, termasuk wanita dan anak-anak. Demikian ungkap beberapa pejabat.
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada hari Ahad (6/8) mengecam pembunuhan yang dia sebut sebagai “kejahatan perang”.
“Tindakan biadab ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang,” kata Ghani dalam sebuah pernyataan.
Gubernur Sar-e Pul Mohammed Zaher Wahdat mengatakan, sebanyak 30 sampai 40 orang yang tidak bersalah dibunuh secara brutal di Desa Mirzawalang yang didominasi penduduk Syiah setelah pejuang Taliban menculiknya pada hari Sabtu.
Gubernur mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa beberapa masjid dibakar dan sejumlah penduduk desa disandera setelah terjadi pertempuran selama 48 jam antara pejuang dan pasukan keamanan Afghanistan.
Sedikitnya 12 pejuang dan tujuh tentara Afghanistan tewas dalam pertempuran tersebut, katanya. [Rusdiono Mukri]






















