Lashkar Gah, Gontornews — Sebuah bom mobil bunuh diri menewaskan 14 orang, termasuk 10 polisi Afghanistan. Taliban mengumumkan telah melancarkan serangan besar-besaran di ibukota Provinsi Helmand selatan.
Dalam beberapa bulan terakhir mereka telah memperluas wilayahnya dan kini telah berada di gerbang kota Lashkar Gah, ibukota provinsi, selama berminggu-minggu.
Menurut pejabat polisi Haji Marjan, ledakan kendaraan terjadi sekitar pukul 11:30 setelah Taliban sebelumnya menyerang pos pemeriksaan polisi di kota.
Marjan mengatakan, sedikitnya 10 polisi, termasuk saudaranya, dan empat warga sipil tewas dalam serangan di daerah Mukhtar, Lashkar Gah. Dia mengatakan, jumlah korban tewas kemungkinan bertambah karena masih banyak orang yang belum ditemukan setelah ledakan itu.
Seorang dokter di rumah sakit darurat internasional di Lashkar Gah mengatakan, 14 mayat telah dibawa ke klinik.
Dokter yang tak mau disebutkan namanya itu mengatakan, 15 korban terluka juga telah dibawa ke rumah sakit.
Di ibukota Afghanistan, Kabul, Jurubicara Kementerian Dalam Negeri, Sediq Sediqqi, menegaskan Taliban melancarkan serangan besar-besaran ke pos-pos pemeriksaan keamanan di Lashkar Gah, Senin (10/10).
Tapi dia menyatakan keyakinannya bahwa pasukan keamanan Afghanistan “akan segera mengusir mereka kembali”.
Abdul Majeed Akhonzada, wakil direktur Dewan Provinsi Helmand, mengatakan para pejuang memasuki kota setelah menerobos “sabuk keamanan pertahanan” pasukan Afghanistan.
Sedangkan Jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan, para pejuang menyerang melalui Lashkar Gah.
Helmand merupakan daerah strategis dan penting bagi Taliban karena merupakan sumber utama opium di negara itu. Dari wilayah ini diperkirakan diperoleh penghasilan senilai 4 miliar dolar AS per tahun, yang sebagian besar digunakan untuk membiayai perang.
Pejabat provinsi mengatakan, Taliban kini menguasai 85 persen provinsi. Padahal tahun lalu pemerintah menguasai 80 persen wilayah itu. [Rusdiono Mukri]




















