Ankara, Gontornews — Jurubicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, mengatakan bahwa ketiga pemimpin tersebut akan membahas kemajuan dalam mengurangi kekerasan di Suriah dan memastikan bantuan kemanusiaan diberikan kepada mereka yang membutuhkan.
Seperti dirilis Aljazeera, Kalin menyebutkan, perundingan akan melihat apa yang dapat mereka lakukan terhadap solusi politik yang langgeng di Suriah.
Menurut kantor berita Tass Rusia, KTT tersebut akan memberikan perhatian khusus pada situasi di Idlib, zona de-eskalasi.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada hari Jumat bahwa Putin dan Presiden Turki Erdogan juga dapat membahas hak veto Rusia atas resolusi terakhir PBB di Suriah.
Konflik Suriah telah menewaskan lebih dari 400 ribu orang sejak 2011. [Rusdiono Mukri]





















