Ponorogo, Gontornews — Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tahun 1995 menggelar reuni di aula Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS) Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo, Ahad 3 September 2023. Acara yang diselenggarakan dalam rangka menyongsong 100 tahun Gontor itu dihadiri oleh sedikitnya 200 peserta yang datang dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Ketua Panitia Reuni Alumni Gontor 1995, Rahmat Hidayat, menjelaskan bahwa reuni ini sejatinya berlangsung pada tahun 2020 karena pandemi Covid-19 yang berkecamuk secara global. Bagnya, tujuan utama reuni adalah untuk merajut kembali tali silaturahim antar alumni sekaligus silaturahim dengan para pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
“Esensi reuni adalah merajut kembali tali silaturahim sesama alumni 1995 dengan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor serta para asatidz,” ungkap Rahmat sebagaimana dilansir detik.com.
Rahmat menambahkan, ada sekitar 200 orang alumni Gontor tahun 1995 yang hadir dalam perteman tersebut. Secara nasional, alumni Gontor tahun 1995 berjumlah 324 orang dengan 28 orang di antaranya meninggal dunia.
“Total jumlah Dragoners (julukan alumni Gontor 1995) sebanyak 324 orang dengan 28 orang di antaranya telah meninggal dunia,” sambung Rahmat.
Selain reuni, pertemuan ini juga diselenggarakan untuk mengevaluasi seklaigus mematangkan kembali program-program di lingkungan Dragoners 1995. Sebut saja, program bakti sosial dan santunan anak yatim, pemberian akses pendidikan serta pelatihan kerja gratis bagi anak-anak kurang mampu.
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, berkenan memberikan sejumlah petuah dan nasihat kepada para alumni yang hadir. Kiai Hasan mendorong agar para alumni untuk terus produktif, menghasilkan dan tidak hanya sekedar nostalgia pasca reuni.
“Kalian disambut dengan baik dan dihargai di sini karena kalian juga menghargai pondok. Jadikanlah, reuni yang berbuah (menghasilkan). Bukan hanya tajammuk (kumpul-kumpul) atau nostalgia,” tegas Kiai Hasan.
“Apapun profesi kalian, jangan lupa dasar kalian adalah seorang santri. Jangan jumud, teruslah berinovasi dengan tetap membawa nilai-nilai Gontor,” lanjut Kiai Hasan.
“Tiap-tiap dari kalian adalah pemimpin. Jadilah pemimpin yang teguh, kokoh, tidak mudah goyah. Jangan jadi pemimpin yang mudah disetir!” sambung Putra Trimurti Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor KH Ahmad Sahal itu.
Terakhir, Presiden Alumni 95 Dragoners Safran Muin menyatakan kesyukuran atas terealisasinya acara ini, terkhusus dapat juga bersilaturahim secara langsung dengan para pimpinan pondok.
“Alhamdulillah, dua di antara tiga pimpinan pondok hadir. KH Hasan Abdullah Sahal dan KH Akrim Mariyat,” ucap Safran.
“Dragoners itu bekerja dan berkarya di segala bidang. Mari kita bawa nilai-nilai pondok sesuai dengan pesan pimpinan pondok,” tutupnya. [Mohamad Deny Irawan]























