Jakarta, Gontornews — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat Islam, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengalokasikan anggaran untuk program pendidikan bagi yang berhak.
Direktur Pendistribusian Baznas, Mohd. Nasir Tajang, mengatakan Baznas pada 2017 menyalurkan Rp 18,72 miliar untuk program pendidikan. Dana tersebut digunakan untuk memberdayakan 21.181 penerima manfaat langsung dan 3.051 penerima manfaat tidak langsung.
Menurutnya, fokus Baznas untuk pendidikan adalah meningkatkan kualitas edukasi melalui sekolah percontohan, peningkatan kapasitas pendidik dan mutu sarana prasarana pendidikan. Selain itu juga meningkatkan angka partisipasi sekolah melalui beasiswa serta membantu meningkatkan kapasitas skill para mustahik atau yang berhak menerima zakat, infak dan sedekah.
Nasir menyebutkan pogram pendidikan di Baznas terdiri dari sekolah tahfidz, beasiswa bantuan biaya pendidikan melalui Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) dan SMP Cendekia Baznas yang setiap tahun menerima puluhan siswa duafa.
Selain itu, Baznas menyelenggarakan kegiatan pelatihan guru dan bantuan kafalah, bantuan sarana-prasarana sekolah, program bantuan pendidikan untuk daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) serta program literasi dan Ikatan Alumni Beasiswa Baznas.
Adapun lembaga program pendidikan yang dimiliki Baznas, kata dia, terdiri dari Sekolah Cendekia Baznas dan Lembaga Beasiswa Baznas. “Sekolah Cendekia Baznas berdiri sejak 2016 dan Lembaga Beasiswa Baznas baru terbentuk tahun ini,” jelasnya seperti dikutip bisnis. [Muhammad Khaerul Muttaqien]



















