Jakarta, Gontornews – Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Jakarta menambah lagi jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Omicron di Indonesia.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet, Kolonel dr. Mintoro Sumego kepada wartawan mengatakan saat ini Nakes di RSDC sudah ada 1.698 orang, dan ditambah sebanyak 100 Nakes sehingga total menjadi 1.798 Nakes. Langkah tersebut diambil lantaran jumlah Nakes disesuaikan dengan jumlah pasien yang terinfeksi Covid, khususnya Omicron.
“Untuk Nakes memang kita sesuaikan dengan jumlah pasien, supaya nanti saat ada lonjakan tidak telat,” jelasnya di Jakarta, Kamis (20/1).
Mintoro juga menjelaskan, jumlah pasien Covid 19 yang saat ini dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran ada sebanyak 2.636 orang. Sedangkan untuk pasien Omicron itu sendiri ada 517 pasien.
“Saat ini, Penghuni Wisma Atlet 83% di antaranya PPLN atau sekitar 2.183, ini terjadi penurunan 4%, namun sisi lain untuk non-PPLN terjadi peningkatan 4%. Sekarang penghuninya 17% atau sekitar 456 pasien,” jelasnya lagi.
Selain menambah jumlah Nakes, dalam menghadapi lonjakan kasus Covid 19 pihaknya juga menyiapkan tower tambahan yang digunakan untuk ruang isolasi. Tower tambahan yaitu tower 4 dan 7 dan saat ini sudah ada sekitar dua tower yaitu tower 5 dan 6 yang sudah terisi.
“Kalaupun ada lonjakan sudah siap diisi,” ungkapnya.
Selain itu, Mintoro juga menjelaskan, ruangan yang digunakan khusus untuk pasien Omicron ada di Tower 5 lantai 10 ke atas. Sedangkan untuk pasien Covid biasa barada di tower yang sama namun di lantai 9 ke bawah. Pemisahan dilakukan untuk mengantisipasi transmisi Omicron ke pasien lain yang non-Omicron.
“Untuk mencegah transmisi Omicron ke pasien lainnya yang hanya terindikasi COVID-19 saja,” katanya.[Devi]


















