Jeddah, Gontornews – Arab Saudi pada hari Rabu melaporkan 15 kematian lagi terkait COVID-19, menjadikan jumlah keseluruhan menjadi 7.503. Demikian dirilis Arabnews.com, Kamis (10/6).
Ada 1.274 kasus baru, yang berarti bahwa 461.242 orang di negara itu kini telah tertular penyakit tersebut. Sebanyak 9.929 kasus tetap aktif, di mana 1.565 pasien dalam kondisi kritis.
Dari kasus baru yang tercatat, 437 berada di Mekkah, 277 di Riyadh, 180 di Provinsi Timur dan 87 di Madinah.
Kementerian Kesehatan Saudi mengatakan 1.028 pasien telah pulih dari penyakit ini, meningkatkan jumlah total pemulihan di Kerajaan itu menjadi 443.810.
Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 20.021.161 tes reaksi berantai polimerase (PCR), dengan 92.124 dilakukan dalam 24 jam terakhir.
Arabnews.com menulis, Menteri Kesehatan Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah pada hari Rabu (9/6) meresmikan pusat vaksinasi penyakit coronavirus (COVID-19) baru di Stadion Pangeran Mohammed bin Abdullah Al-Faisal, selatan Jeddah.
Peresmian tersebut dihadiri oleh Dr. Meshal Al-Sayali, Dirjen Kesehatan Jeddah, dan sejumlah pejabat kesehatan sebagai bagian dari kampanye nasional untuk memerangi pandemi.
Pembukaan pusat tersebut dilakukan di tengah meningkatnya permintaan akan vaksin dan peningkatan jumlah orang yang mendaftar di aplikasi Sehhaty.
Pusat baru ini dikelola oleh staf medis spesialis dan dirancang untuk menerima sejumlah besar penerima manfaat. Ini mencakup 60 klinik dan dapat memvaksinasi hingga 15.000 orang per hari.
Al-Rabiah juga memeriksa alur kerja di Rumah Sakit Umum Jeddah Timur, di mana ia mengunjungi bangsal darurat dan fisioterapi, dan pusat perawatan pernapasan.
Menteri itu juga melakukan kunjungan ke General Medical Authority dan pusat vaksin COVID-19 di Rumah Sakit King Abdul Aziz di Jeddah.
Pusat pengujian dan pusat perawatan yang didirikan di seluruh negeri telah menangani ratusan ribu orang sejak wabah COVID-19.
Di antaranya, pusat Taakad menyediakan tes COVID-19 bagi mereka yang tidak menunjukkan atau hanya gejala ringan atau percaya bahwa mereka telah melakukan kontak dengan individu yang terinfeksi. Sedangkan Klinik Tetamman menawarkan pengobatan dan saran bagi mereka yang memiliki gejala virus seperti demam, kehilangan rasa dan penciuman, dan kesulitan bernapas.
Janji temu untuk kedua layanan dapat dilakukan melalui aplikasi Sehhaty kementerian.
Sebanyak 15.267.184 orang di negara itu telah menerima suntikan COVID-19. []



















