Washington, Gontornews -Perundingan damai Israel Palestina yang direncanakan AS diundur hingga awal November mendatang. Namun, rencana perdamaian yang disebut dengan “Kesepakatan abad ini” ditolak oleh pemimpin-pemimpin Palestina.
Utusan AS untuk perundingan damai Israel-Palestina, Jason Greenblatt kepada Jerusaalem Post mengatakan, Pemerintahan Trump akan mengundur perencanaan damai itu setelah Israel menyelesaikan pemilihan umum tanggal 17 September mendatang.
“Kita menunggu hingga Israel menyelesaikan pemilu mereka, kemungkinan akan digelar (perundingan damai) 6 November mendatang,” jelasnya.
Menurutnya, pemerintahan baru (Israel) pasca pemilu akan memberikan pemikiran dan kebijakan baru. Sehingga akan mempermudah pihaknya memberikan saran dalam rencana perdamaian Israel dan Palestina.
“Jika pemilu di Israel tidak digelar kembali, segera kami akan mengeluarkan rilis,” kata Greenblatt, dalam video wawancara New York Times yang dipublikasikan secara online.
Greenblatt juga menjelaskan bahwa pemerintahan Trump sebelumnya telah menunda presentasi kesepakatan sampai setelah bulan suci Ramadhan, yang berakhir pada awal Juni lalu.
Selain itu, tambahnya, Pemerintahan Trump akan mengadakan konferensi mengenai aspek ekonomi dari rencana perdamaian yang telah ditolak Palestina tersebut pada akhir bulan ini di Bahrain.
Sebelumnya, Kepemimpinan Palestina memboikot konferensi dan telah memutuskan hubungan dengan Washington atas tuduhan bahwa ada kebijakan pro-Israel oleh pemerintahan Trump.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa AS tidak bisa lagi menjadi perantara yang jujur dalam pembicaraan damai tersebut.[Devi Lusianawati]





















