Jakarta, Gontornews — Direktur Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (Puskas Baznas) Dr Irfan Syauqi Beik mengatakan Baznas selain ingin menguatkan pengumpulan zakat melalui Aparatur Sipil Negara (ASN), pihaknya juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk berzakat.
Alhasil, jelas Irfan, sampai hari ini banyak satuan kerja di berbagai kementerian dan lembaga yang sudah menyalurkan zakatnya ke Baznas dengan mekanisme pemotongan langsung lewat payroll system sebanyak 2,5 persen.
“Itu sudah berlangsung dan edukasi ini terus-menerus kita lakukan termasuk di level provinsi, kabupaten, dan kota,” ungkapnya kepada gontornews, Jumat ( 23/3) malam.
Irfan menjelaskan, di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan beberapa kabupaten dan kota juga sudah ada mekanisme pemotongan langsung untuk zakat.
Menurut Irfan, dengan pola seperti ini penunaian kewajiban zakat ASN Muslim bisa berjalan lancar. “Kita bisa memfasilitasinya dan ASN tidak perlu mikirin lagi. Sehingga gaji yang diterima sudah bersih,” ucapnya.[Muhammad Khaerul Muttaqien]






















