Jakarta, Gontornews — Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) menuntut pembongkaran menara Masjid Al-Aqsha Sentani karena lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di daerah itu. Pernyataan tersebut menuai respons dari sejumlah pihak.
“Besok mau rapat MUI. Kita harapkan dapat diselesaikan musyawarah dialog di sana karena ada MUI, Kemenag, dan ormas agama. Karena biasanya orang di dalam bisa menyelesaikan lebih dulu ketimbang kita yang di luar. Jadi, kita tunggu dulu musyawarah pemuka agama di sana diselesaikan apa masalahnya,” ujarnya dikutip Republika, Senin (19/3).
Di samping itu, MUI juga akan membangun dialog dengan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI). Langka ini dilakukan agar masing-masing umat beragama bisa menerapkan sikap menghormati sesuai dengan kesepakatan di negeri ini.
“Intinya saling menghormati. Kalau dianggap menara masjid mengganggu, sebutkan alasannya, ada aturannya atau tidak. Kita berpikir rasional. Jadi, memang tidak ada aturannya maka didialogkan,” ucapnya.
Untuk itu, ia menghimbau umat Islam bisa bersikap tenang dalam memandang kasus kerukunan umat beragama ini.
“Imbauan, kita minta tetap tenang karena kita punya forum. Di negara ini ada kesepakatan, ada majelis agama bisa diselesaikan dari titik bawah,” ungkapnya. [Fathurroji]





















